News  

Ngobrol Bareng Merenda Kebersamaan, Menyambut 50 Tahun AMP-STIM YKPN Yogyakarta

Suasana acara Ngobrol Bareng yang digelar oleh sejumlah alumni AMP-STIM YKPN Yogyakarta, di Pondok Gajah Hote;, Pool & Resto. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

bernasnews – Sejumlah Alumni AMP – STIM YKPN Yogyakarta menggelar acara bincang-bincang ringan yang dikemas dalam tajuk “Ngobrol Bareng”, bertempat di Pondok Gajah Hotel, Pool dan Resto, Jalan Ringroad Selatan, Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu siang (7/7/2024).

Dalam acara yang sederhana namun penuh makna ini, Maria Suprapti selaku Ketua KASTIMA (Keluarga Alumni STIM- AMP) YKPN menyampaikan, bahwa obrolan kali ini menjadi awal untuk membicarakan pertemuan mendatang dalam rangka kegiatan KASTIMA.  

“Pertemuan dan obrolan yang kali ini kita selenggarakan, diharapkan bisa menjadi pemantik untuk pertemuan-pertemuan berikutnya terkait kegiatan KASTIMA maupun kegiatan lainnya yang bertujuan untuk kebersamaan,” ucap Maria Suprapti.

Selanjutnya, salah satu peserta Ngobrol Bareng, Z. Bambang Darmadi melontarkan gagasan atau pemikiran bagaimana pada tahun 2026 mendatang, para alumni bisa berperan ikut memaknai 50 tahun keberadaan AMP- STIM YKPN. “Seperti kita ketahui bahwa tepat tanggal 1 Januari 1976, kampus kita AMP-STIM YKPN berkiprah hadir ikut mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

“Pada awalnya keberadaan Perguruan Tinggi ini digagas oleh Drs. Noegroho Boedijoewano, Drs. Heijrachman Ranupandojo (alm) dan Drs. Gunawan Adisaputra, MBA (alm),” lanjut Z. Bambang Darmadi, yang berprofesi sebagai Instruktur Pelatihan bersertifikat BNSP dan penulis buku.

Para peserta Ngobrol Bareng foto bersama usai kegiatan berlatar bangunan ikonik di Pondok Gajah Hotel. (Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

Sementara itu, Otto Inung Iim Susmiatun mengungkapkan untuk memaknai 50 tahun AMP- STIM YKPN, dalam merancang kegiatan kiranya pengurus KASTIMA YKPN perlu melakukan berkoordinasi dengan pihak lembaga (pengelola kampus).

Hal senada juga dilontarkan oleh Waluyo dan Otto, yang berharap sejarah AMP berupa “story wall” bisa segera terpasang di kampus, saat 50 tahun memperingati keberadaan AMP- STIM YKPN biar para mahasiswa dan alumni yang datang ke kampus bisa melihat sejarah kampus atau perguruan tinggi, yang telah andil mendidik dan mencerdaskan bangsa.

Ngobrol Bareng kali ini sangat santai, penuh canda tawa, karena sudah beberapa waktu tidak saling jumpa, namun obrolan yang terlontar sangat penuh makna. Suasana venue yang alami sangat mendukung acara itu.

Para peserta sembari menikmati alunan nyanyian karaoke dari Cicil dan sajian aneka minuman kopi, jahe sere panas, serta menu-menu khass seperti serabi, cemplon, criping telo, tempe kripik, tahu bakso, getuk goreng dan makan Soto Betawi. (zbd)