bernasnews – Artotel Suite Bianti Yogyakarta kembali menghadirkan karya-karya lukisan seniman sebagai bentuk komitmennya terhadap seni lokal lewat pameran bertajuk ‘Mirror, Mirror On The Wall.’
Menariknya, dalam pameran kali ini menggandeng atau mengkolaborasikan dua seniman wanita berbakat asal Yogyakarta yakni Bunga Jeruk dan Camelia Mitasari Hasibuan. Keduanya mengangkat interpretasi unik atas tema cermin, terinspirasi dari dongeng klasik Putri Salju yang dikenal luas.
Saat dijumpai di lokasi, Pelukis Bunga Jeruk lebih banyak menampilkan lukisan Putri Salju lantaran sosok tersebut sangat menginspirasi dirinya.
Ia menceritakan karakter ini telah dikenalnya sejak kecil melalui banyak cerita dongeng, komik maupun sumber-sumber visual lainnya. Dalam lukisannya itu, karakter Putri Salju dilukis secara kekinian. Dimana ada lukisan Putri Salju yang sedang memegang Ponsel maupun Parfum, sehingga karakter Putri Salju seolah menyampaikan pesan sindiran terhadap gaya hidup di masa kini.
“Dalam cerita dongeng Sang Ratu menggunakan alat berupa Cermin Ajaib untuk membandingkan kondisi dirinya dengan orang lain, maka masyarakat sekarang menggunakan media sosial sebagai alat untuk memamerkan kondisi dirinya dengan orang lain. Intinya sama. Cuma bendanya yang berbeda,” ujar Bunga Jeruk saat dijumpai di acara pameran ‘Mirror, Mirror On The Wall’, Kamis (27/6/2024).
Sementara Camelia Mitasari Hasibuan lebih banyak berbicara tentang lingkungan hidup melalui sosok hewan.
Pelukis yang akrab disapa Mita ini ingin, membawa pengunjung ke dunia surealis nan menawan. Melalui kanvas-kanvasnya yang dipenuhi elemen alam, Mita mengajak berefleksi tentang peran manusia sebagai pelindung lingkungan.
Kata dia, kondisi lingkungan dan hutan yang semakin rusak oleh ulah manusia ini harus disuarakan. Apalagi dampak dari perusakan lingkungan ini akhirnya bukan hanya hewan yang kehilangan habitat alami mereka tetapi juga manusia sendiri yang dirugikan.
“Saya ingin mengingatkan pengunjung bahwa kita semua memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar kita,” kata Mita.
General Manager Artotel Suites Bianti Yogyakarta Imant Setiawan, CHA,CHRM menambahkan bahwa penyelenggaraan pameran lukisan Mirror, Mirror On The Wall ini tidak hanya indah secara visual tetapi secara esensi juga memikat.
Untuk itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada para seniman guna memamerkan karya-karyanya.
Pameran tersebut akan berlangsung selama diselenggarakan selama 3 bulan mulai 26 Juni 2024 hingga 30 September 2024tersebut berlangsung di ruang Art Space , Artotel Suites Bianti Yogyakarta.
“Kami ingin menyediakan ruang bagi seniman untuk berkarya dan bagi masyarakat untuk mengapresiasi seni yang sarat makna. Kami juga membuka kesempatan terhadap para kolektor yang ingin memberikan apresiasi terhadap sejumlah karya yang dipajang di hotel kami,” pungkasnya. (lan)











