News  

Mendukung Pemilukada 2024, Bupati Sleman Dorong Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Politik

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo foto bersama dengan nara sumber dan peserta seminar yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Peran perempuan Sleman diharapkan dapat turut berperan aktif dalam mendukung kesuksesan Pemilukada tahun 2024 di Kabupaten Sleman. Demikian dikemukakan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka seminar peningkatan partisipasi perempuan dalam politik Kabupaten Sleman tahun 2024.

Kegiatan seminar yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman ini diselenggarakan, bertempat di Boyong Resto, Candibinangun, Pakem, Sleman, Senin sore (24/6/2024).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 peserta dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dari Kapanewon Turi dan Pakem, dengan menghadirkan narasumber diantaranya Ibnu Darpito mantan Bawaslu 2017-2023 dan Nurcahyo Probo LHKP PDM.

Hadir pula pada acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suparmono, Kepala Badan Kesbangpol Sleman Indra Darmawan, Panewu Pakem Dewanto Tri Nugroho, serta stakeholder lainnya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan sambutan dalam acara seminar peningkatan partisipasi perempuan dalam politik Kabupaten Sleman tahun 2024. (Foto: Istimewa)

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi dan menyambut baik diadakannya seminar ini. Ia berharap perempuan Sleman dapat turut berperan aktif dalam mendukung kesuksesan Pemilukada tahun 2024 di Kabupaten Sleman.

“Saya berharap dengan seminar ini peran perempuan dalam politik sebagai upaya meningkatkan partisipasi dan kontribusi perempuan Sleman berdemokrasi sebagai cerminan tingkat kesadaran, pemahaman dan kewajibannya akan bernegara,” ucap Bupati Wanita Pertama, di Kabupaten Sleman.

Peran perempuan di kancah politik sangat penting untuk dapat memperjuangkan hak perempuan dalam rangka pembangunan bangsa. “Untuk itu, perempuan harus dibekali dengan ilmu pengetahuan, serta skill guna menunjang partisipasinya dalam memajukan bangsa dan negara,” tandas Kustini. (*/ nun)