TK Negeri 3 Jogja Gelar Acara Pelepasan Purna Siswa Tahun Ajaran 2023/2024

Kepala Sekolah TK Negeri 3 Yogyakarta Kamilah, S.Pd didampingi guru dan Ketua Komite saat memberikan pesan-pesan dan harapan pada perwakilan anak didik yang lulus Tahun Ajaran 2023/2024. (Foto: Kiriman Sinta RT 24)

bernasnews —  Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 3 Yogyakarta menggelar acara Pelepasan Purna Siswa & Pentas Seni Tutup Tahun, Tahun Ajaran 2023/ 2024, bertempat di Aula sekolah setempat, di Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Sabtu pagi (22/6/2024).

Acara yang diberi tema “Mari Wujudkan Generasi yang Bertaqwa, Cerdas, Mandiri dan Kreatif” ini dihadiri oleh seluruh peserta didik beserta orang tua dan wali murid, Ketua dan Pengurus Komite Sekolah TK Negeri 3 Yogyakarta. Juga dihadiri oleh Ketua Kampung (RK) Suryoputran, Ketua RW 08 serta Ketua RT 24, Ketua RT 25, dan Ketua RT 26 Suryoputran.

Kepala Sekolah TK Negeri 3 Yogyakarta Kamilah, S.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya sehingga acara Tutup Tahun dapat terlaksana dengan baik. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang mempercayakan putra putrinya untuk sekolah di TK Negeri 3 Yogykarta.

“Jumlah seluruh anak didik kami ada 57 anak, yang telah lulus ada 28 anak dan masih tinggal 35 anak. Adapun kegiatan penerimaan peserta didik baru pada tanggal 19 hingga 24 Juni 2024, dengan hasil penerimaan sejumlah 26 anak,” ujarnya.

“Sehingga untuk tahun ajaran 2024/ 2025 jumlah peserta didik ada 61 anak, dengan rincian kelas A usia 4-5 tahun ada 8 anak, kelas B usia 5 lebih hingga 6 tahun jumlah 43 anak. Masa studi atau sekolah 1- 2 tahun, untuk kelas A dua tahun dan kelas B satu tahun,” imbuh Kamilah.

Lanjut Kamilah berharap, semoga siswa siswi yang telah lulus bisa masuk sekolah (SD) sebagaimana yang diharapkan. Juga semoga bisa mengikuti pelajaran – pelajaran yang ada di Sekolah Dasar. “Oleh karena itu bagi anak didik yang telah lulus kami serahkan kembali kepada bapak ibu selaku orang tua dan wali murid. Terimakasih atas kepercayaannya dan mohon maaf apabila masih ada kekurangan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kampung (RK) Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada anak didik yang telah merampungkan atau lulus, kepada para guru TK Negeri 3 yang sudah mengantar siswanya ke jenjang berikutnya. Juga ucapan selamat untuk para orang tua wali yang mendapat tugas baru guna melanjutkan pendidikan di rumah masing-masing.

Ketua Kampung (RK) H. Bandrio Utomo saat menyampaikan sambutan. (Foto: Kiriman Sinta RT 24)

Menurut Bandrio, guru sebagai pendidik dan pengajar di sekolah dengan waktu yang terbatas. Sesuai SK JJM Dapodik KB dan TK pertemuan mengajar hanya 120 menit setiap pertemuan untuk KB (Kelompok Bermain) dan 180 menit untuk TK. Selebihnya pendidikan di rumah menjadi tugas para orang tua wali murid.

“Perumpaan gelas kosong (siswa, red), guru sudah menuangkan sebagian isi air yang bermanfaat dan selanjutnya orang tua di rumah yang bertugas memenuhi gelas tersebut dengan air yang sama. Pasalnya kalau air dengan air yang berbeda maka akan berdampak pada karakter anak sebab di usia dini anak sangat jernih memeorinya untuk merekam sikap tindakan dan tindakan orang tua,” bebernya.

Bandrio menambahkan, bahwa orang tua juga perlu membangun alhakul karimah sebagai pondasi bagi anak-anak. Jangan bangga dahulu yang punya anak-anak pintar atau pandai, baca lancar, hafalan lancar tapi tidak dilandasi dengan akhlak yang baik ya percuma saja.

“Makanya peran orang tua sangat utama selain guru di sekolah dalam membangun karakter anak terutama sejak usia dini. Kalau prosesnya baik pasti hasilnya juga baik dan bermanfaat,” ujar H. Bandrio Utomo, yang juga Ketua Takmir Masjid Wiworojati Suryoputran itu. (ted)