News  

Kelompok 2 PMM UNY Gelar Kontribusi Sosial di Gunungkidul, Dapat Banyak Pengalaman

Kelompok 2 Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan Kontribusi Sosial di Omah Pasinaon, Gunungkidul. (Foto : Istimewa)

bernasnews – Kelompok 2 Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan Kontribusi Sosial di Omah Pasinaon, Padukuhan Karangmojo, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul selama dua hari yakni pada Sabtu (1/6) hingga Minggu (2/6).

Kegiatan ini merupakan puncak acara dari rangkaian Program Modul Nusantara yang berlangsung selama satu semester dengan peserta seluruhnya dari luar Pulau Jawa. Dosen Modul Nusantara, Sulthon Abdul Aziz menjelaskan kegiatan kontribusi sosial diawali dengan penyambutan rombongan yang terdiri atas 24 orang mahasiswa, 2 orang LO (liaison officer) dan 1 orang dosen pembimbing pada hari pertama. 

“Terima kasih atas kehangatan sambutan bapak ibu, rasanya kami seperti pulang ke rumah sendiri, pulang ke kampung halaman,” ujar Dosen Modul Nusantara, Sulthon Abdul Aziz, Jumat (7/6/2024).

Sulthon melanjutkan pada malam harinya, diadakan pengajian yang dihadiri oleh sekitar 80 orang warga padukuhan di balai padukuhan. Setelah selama satu semester para mahasiswa mengikuti program Modul Nusantara, diharapkan mereka dapat menyebarkan kebermanfaatan melalui kegiatan Kontribusi Sosial. 

“Pada hari kedua, secara paralel dilaksanakan empat kegiatan sekaligus, yakni Edukasi Pembibitan bersama KWT Omah Pasinaon, Lomba Pengolahan Singkong bersama PKK, Edukasi Stunting bersama orang tua dan balita, serta Edukasi Seks Dini bersama para remaja. Lomba Pengolahan Singkong menjadi inti dari kegiatan ini, di mana seluruh kelompok dari setiap RT membuat kreasi singkong dan krowotan untuk diolah dan disajikan,” terangnya.

Kegiatan semakin seru usai beberapa warga turut memainkan Gejok Lesung sebagai bagian dari upaya pelestarian musik tradisional. Selain itu juga ada penyerahan donasi pakaian pantas pakai dan buku-buku oleh kelompok PMM kepada warga masyarakat. 

Di akhir, rombongan melakukan perpisahan dengan salam-salaman antara warga dan rombongan PMM. Meski hanya dua hari, namun kegiatan ini sangat bermakna. Selain karena warganya yang sangat santun dan hangat, juga karena banyak potensi yang sebetulnya dapat dikembangkan khususnya pada sektor pariwisata.

“Hal ini terasa tatkala perpisahan berlangsung hingga membuat beberapa rombongan dan warga yang tanpa terasa meneteskan air mata. Rombongan PMM UNY berharap dapat tinggal lebih lama di Padukuhan Karangmojo ini,” pungkasnya. (lan)