bernasnews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka penjualan tiket kereta api untuk periode angkutan Lebaran 2024.
Hal ini disampaikan oleh Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro dimana pembelian tiket KA itu sudah bisa dilakukan sejak tanggal 15 Februari 2024 atau H-45 untuk keberangkatan 31 Maret 2024 atau H-10 Lebaran.
Pembelian itu dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website serta seluruh channel resmi pemesanan tiket KA lainnya dengan sistem yang berbeda untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh.
“Sistem antrean ini diberlakukan pada aplikasi Access by KAI dan web kai.id dengan tujuan agar calon penumpang mendapatkan kepastian layanan, khususnya pada saat-saat peak season,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, Jumat (16/2/2024).
Kebijakan ini diberlakukan dengan tujuan agar calon penumpang bisa mendapatkan kepastian layanan, khususnya pada saat-saat peak season seperti musim Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.
Masyarakat diminta teliti dalam menginput tanggal saat memilih rute KA termasuk memastikan kembali saat memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan.
“Saat peak season terjadi kepadatan pemesanan tiket, maka calon penumpang akan diarahkan kepada sistem antrean yang akan memberitahukan perkiraan waktu tunggu,” kata dia.
Krisbiyantoro tak menepis bahwa layanan pelanggan yang ditingkatkan saat ini memanfaatkan teknologi terkini, sehingga dipastikan keamanan data serta informasi calon penumpang akan terjaga.
“Layanan ini dapat dimanfaatkan pelanggan sebaik mungkin pada periode Lebaran 2024 sehingga perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman,” pungkasnya.
Berikut Jadwal pemesanan tiket KA Angkutan Lebaran 2024 :
15 Februari (H-10 Lebaran) untuk keberangkatan 31 Maret 2024
16 Februari (H-9 Lebaran) untuk keberangkatan 1 April 2024
17 Februari (H-8 Lebaran) untuk keberangkatan 2 April 2024
18 Februari (H-7 Lebaran) untuk keberangkatan 3 April 2024
19 Februari (H-6 Lebaran) untuk keberangkatan 4 April 2024
20 Februari (H-5 Lebaran) untuk keberangkatan 5 April 2024
21 Februari (H-4 Lebaran) untuk keberangkatan 6 April 2024
22 Februari (H-3 Lebaran) untuk keberangkatan 7 April 2024
23 Februari (H-2 Lebaran) untuk keberangkatan 8 April 2024
24 Februari (H-1 Lebaran) untuk keberangkatan 9 April 2024
25 Februari (Hari H Lebaran) untuk keberangkatan 10 April 2024
26 Februari (Hari H Lebaran) untuk keberangkatan 11 April 2024
27 Februari (Hari H+1 Lebaran) untuk keberangkatan 12 April 2024
28 Februari (Hari H+2 Lebaran) untuk keberangkatan 13 April 2024
29 Februari (Hari H+3 Lebaran) untuk keberangkatan 14 April 2024
1 Maret (Hari H+4 Lebaran) untuk keberangkatan 15 April 2024
2 Maret (Hari H+5 Lebaran) untuk keberangkatan 16 April 2024
3 Maret (Hari H+6 Lebaran) untuk keberangkatan 17 April 2024
4 Maret (Hari H+7 Lebaran) untuk keberangkatan 18 April 2024
5 Maret (Hari H+8 Lebaran) untuk keberangkatan 19 April 2024
6 Maret (Hari H+9 Lebaran) untuk keberangkatan 20 April 2024
7 Maret (Hari H+10 Lebaran) untuk keberangkatan 21 April 2024 (lan)












