Hanya Ada di Bantul, Kuliner Ayam Goreng ‘Karsen’ yang Dimasak Pakai Air Degan

Suasana Warung Jujugan Grudosari, dengan bangunan berarsitektur Jawa, di tengah pedesaan Dukuh Grudo, Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Membahas wisata kuliner di Jogja nggak akan ada habisnya. Salah satu contoh adalah menu kuliner berbahan dasar olahan dari daging ayam kampung. Dahulu olahan hanya dikenal sebagai bagian dari menu gudheg atau sebatas digoreng bacem (manis) dan gurih.

Kemudian muncul sajian kuliner ayam ingkung, yang awalnya merupakan sajian khas gelaran acara adat semacam kenduri syukuran dan ritual-ritual budaya lainnya. Kuliner ayam ingkung yang diproses dengan cara direbus dalam santan berbumbu rempah ini telah menjadi ikon kulinernya Kabupaten Bantul, DIY.

Kekinian pun muncul berbagai kuliner olahan ayam kampung yang berbasis resep masakan keluarga secara turun-turun dari keluarga. Hal ini tentu akan menambah khasanah kuliner dengan cita rasanya yang tentu juga khas dan beda dengan usaha-usaha kuliner berbahan daging ayam kampung.

Adalah kuliner ‘Ayam Karsen’, sebuah menu kuliner berbahan dasar daging ayam yang diolah dan cara memasak yang berbeda yakni yang dimasak dengan cara direbus memakai air kelapa muda (degan) serta racikan bumbu rempah. Kuliner Ayam Karsen ini hanya ada di Warung Jujugan Grudosari, Dukuh Grudo, Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, DIY.

“Untuk menikmati Ayam Karsen harus resevarsi atau pesan satu hari sebelumnya lantaran cara masaknya yang harus dipersiapkan terlebih dahulu seperti cara merebusnya harus dengan air kelapa muda, yang kemudian digoreng sebentar dengan minyak goreng yang benar-benar baru,” terang Lilik Sutrisna Owner Warung Jujugan Grudosari kepada bernasnews, Minggu (28/1/2024).

Lebih lanjut Lilik menjelaskan, bahwa diberi nama Ayam Karsen sebagai penghormatan untuk leluhurnya. “Karsen sendiri merupakan akronim nama simbah Karto Sentono yang dahulu bertempat tinggal di sini (Warung Jujugan Grudosari). Sementara resep masakan ayam itu merupakan resep keluarga dari simbah-simbahnya ibu yang jago masak pada zamannya,” ujar dia.

Penampakan Ayam Goreng Karsen lengkap dengan kuah khas dan lalapan daun singkong. (Foto: Istimewa)

Dikatakan, bahwa setelah dicermati secara umum Ayam Karsen sendiri seperti ayam pop khasnya masakan Padang. Bedanya dalam penyajiannya memakai kuah dan daging ayamnya lengkap dengan lapisan kulitnya, dimana ayam pop kulitnya dikelupas

“Kuah yang dari air degan untuk merebus daging ayam kita proses lagi dengan aneka bumbu rempah yang menjadikan kuah lebih creamy. Ayam digoreng berkisar satu menit, kemudian disajikan dengan sambal yang juga khas dan lembut serta lalapan daun singkong,” beber Lilik Sutrisno.

Selain Ayam Karsen, Warung Jujugan Grudosari juga menyediakan Ayam Goreng Jujugan, dengan cita rasa otentik seperti tagline-nya karena dimasak dengan bumbu rempah yang lengkap yang membedakan dengan cita rasa ayam goreng pada umumnya. Adapun olahan ayam lainnya diantaranya sop ayam, rica-rica ayam, dan  garang asem ayam kampung, yang kesemuanya dimasak secara fresh.

Meskipun letaknya di tengah pedesaan, jalan akses masuk cukup mudah, tempat parkir cukup luas, bangunan berasitektur rumah adat Jawa. Juga tersedia room meeting untuk 50-70 orang. Untuk menjankaunya pun cukup mudah, Jalan Parangtritis KM 17, Bantul, dari arah Jogja ke kiri ikuti papan nama. (ted)