Libur Nataru Jogja Padat? Wonosobo Bisa Jadi Alternatif Pilihan Nikmati Liburan

Suasana gerbang masuk Dieng Kledung Pass (DKP) Hotel dan Restaurant, di Jalan Raya Wonosobo - Parakan, Jawa Tengah. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Menurut berita libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan sembilan jutaan wisatawan akan berlibur ke Jogja. Sepertinya tanda-tanda itu beberapa hari terakhir ini sudah mulai nampak, salah satunya suasana lalulintas jalan mulai memadat dan terjadi kemacetan khususnya arah menuju ke obyek wisata.

Bagi masyarakat Jogja sendiri dalam menyikapi juga beraneka macam, ada yang memilih menikmati liburan di rumah dengan maksud memberikan kesempatan kepada para tamu wisatawan yang datang, namun ada juga yang berguman liburan jadi nggak nyaman karena ingin ke mana-mana jadi susah.

Sebenarnya untuk menikmati libur Nataru warga Jogja bisa saja bergantian mengunjungi kota-kota di sekitar, yang juga banyak tersedia obyek-obyek wisata yang tidak kalah menariknya dengan obyek wisata yang ada di Jogja terkait pemandangan alamnya.

Salah satu kota rekomainded untuk tujuan liburan Nataru adalah Kota Wonosbo, Jawa Tengah. Kenapa Wonosobo? Kota ini relatif dekat berkisar 100 kilometer atau 3jaman waktu perjalanan, dengan perjalanan cukup menyenangkan lantaran pemandangan dan kita pun bisa menikmati suasana kota yang dilalui, seperti Magelang, Temanggung, Parakan.

Eunike Martanti, Owner Representative Dieng Kledung Pass (DKP) Hotel Wonosobo mengatakan, bahwa ia berharap liburan Nataru kali ini bisa ramai dan banyak wisatawan yang datang ke Wonosobo. Menurut Nike sapaan akrab Eunike Martanti, memasuki liburan tahun ini DKP Hotel telah siap untuk menyediakan akomodasi kamar hotel maupun restaurantnya.

“Jelang libur Nataru, pada tanggal 24 Desember 2023 tingkat hunian DKP Hotel mencapai 100persen, setelah itu kembali ada penurunan. Puji Tuhan untuk pemesanan kamar pada tanggal 30 Desember mendatang di angka sekitar 80persen,” terang Nike, saat dihubungi bernasnews, Selasa (26/12/2023).

Seperti telah diketahui, Dieng Kledung Pass (DKP) Hotel & Restaurant terletak pada jalan sepanjang kurang lebih 1,5 km mendatar di antara dua gunung. Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, tepatnya terletak di tepi jalan raya Wonosobo – Parakan, Jawa Tengah.

Menjadi pilihan tamu/ wisatawan karena iklimnya yang sejuk dengan rata-rata temperatur 17 – 21 derajat Celsius. Terletak pada ketinggian antara 1400 – 1500 DPL (Dari Permukaan Laut). Pada sisi kanan dan kiri DKP Hotel tampak hijau tanaman sayuran, jagung dan tembakau sesuai musim tanam. Sehingga bagi tamu yang mager (malas gerak) dari hotel pun dapat menikmati keindahan alam yang ada.

Suasana halaman belakang Dieng Kledung Pass Hotel berupa taman bermain dengan latar belakang hamparan perkebunan dan Gunung Sindoro. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

“Untuk tahun ini kami belum buat acara khusus malam menyambut tahun baru di hotel untuk kenyaman tamu-tamu hotel. Namun kami tetap menyediakan hidangan kecil bagi tamu yang menginap sambil menikmati hangatnya api unggun yang dinyalakan jelang pergantian tahun,” ujar Nike.

Putri Almarhum Agus Tjugianto tokoh lejen penggiat pariwisata Wonosobo ini menambahkan, kedepannya DKP Hotel akan dilengkapi dengan New Dieng Kledung Pass Restaurant yang akan segera dibuka. Menurut Nike, konsep restaurant ini lebih moderen namun menu-menu andalan antara lain Sop Buntut hasil resep keluarga turun menurun dari nenek hingga Sate Jamur, Siomay Dieng dan lain sebagainya tetap dipertahankan.

“Ini merupakan pengembangan dari restaurant milik almarhum Agus Tjugianto yang sudah ada puluhan tahun dan tetap eksis hingga sekarang ini. Arsitektur bangunan restaurant berlantai dua dengan dinding kaca sehingga pengunjung dapat menikmati sajian kuliner khas sembari menikmati hamparan pemandangan berlatar belakang gunung Susi, gunung Sumbing dan Sindoro,” bebernya. (ted)