News  

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sleman dan BULOG Gelar Pasar Murah

Suasana pembukaan Pasar Murah di Kapanewon Kalasan, hasil kerja sama Pemkab Sleman dan BULOG Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan BULOG Yogyakarta melaksanakan Pasar Murah sebanyak 2 Tahap. Tahap pertama akan dilaksanakan pada 25 September – 6 Oktober, sedangkan Tahap kedua akan dilaksanakan pada Bulan Desember, menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengemukakan, bahwa penyelenggaraan Pasar Murah dilaksanakan di 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman. “Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama distributor dan produsen, yaitu Perusahaan Umum (Perum) BULOG, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), dan PT. Saliman,” terang Kustini, di sela-sela kegiatan intervensi pasar di Pasar Prambanan, Senin (25/9/2023).

Bupati Sleman bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman dengan slogan SEMBADA SETIAJI (Sesarengan Nyembadani Semangat Njagi Inflasi) melakukan upaya stabilisasi harga dan pasokan sebagai salah satu implementasi pemanfaatan dana insentif fiskal dan menindaklanjuti kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta.

“Kegiatan tersebut meliputi intervensi harga beras di pasar-pasar besar Kabupaten Sleman melalui temu bisnis antara pedagang beras dengan Perusahaan Umum (Perum) BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta. Salah satu pasar yang diintervensi adalah Pasar Prambanan,” kata dia.

Kegiatan ini dilakukan untuk membuka peluang pedagang kulakan beras dengan BULOG dan menjual dengan harga sesuai dengan ketentuan (beras medium [SPHP] dijual dengan harga Rp10.900/kg). Menurut Kustini, dengan dilaksanakannya kegiatan ini, harga beras di wilayah Kabupaten Sleman diharapkan dapat terjaga kestabilannya. “Telah ada kesepakatan kulakan antara Perusahaan Umum (Perum) BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta dengan pedagang beras,” tandas Bupati Kustini.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Pemimpin Wilayah Perum BULOG Yogyakarta Ali Ahmad Najih A saat membuka Pasar Murah, di Kapanewon Kalasan, Sleman. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Ali Ahmad Najih A mengatakan, dalam rangka upaya mengendalikan harga dan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, BULOG menyalurkan Bantuan Pangan Beras serentak seluruh Indonesia kepada 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun masing-masing KPM akan menerima sebanyak 10 kilogram beras per bulan.

“BULOG Yogyakarta menggelontorkan stok beras CBP untuk Bantuan Pangan Beras kepada 357.380 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau sejumlah 3.573 ton selama 3 bulan, September-November 2023,” beber Ali Ahmad.

BULOG Yogyakarta juga menyalurkan Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat melalui pasar tradisional dan ritel modern sebanyak 8.346 ton, dari Januari s/d 22 September 2023, melalui jaringan Toko Pangan Kita (TPK) sebanyak 261 titik kios yang tersebar di seluruh pasar tradisional di wilayah Yogyakarta. “Juga melalui TPK Segoro Amarto, kerjasama antara Perum BULOG, Disperindag dan Bank Indonesia, yang berlokasi di Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, dan Pasar Prawirotaman,” terang Ali Ahmad.

Lanjut Ali Ahmad menjelaskan, bahwa elama Pasar Murah, BULOG Yogyakarta akan menyediakan Beras Medium SPHP sebanyak 86.000 kg harga Rp 51.000/ 5 kg. Selain itu, BULOG juga akan menyediakan berbagai komoditi dengan harga khusus dari Pemkab Sleman untuk pasar murah yaitu Beras Premium “BAWANA” harga Rp 59.000/5 kg  dan “BerasKita”  harga Rp 58.000/5 kg dengan total sebanyak 17.000 kg,  Gula Pasir “ManisKita” harga Rp 12.000/ kg sebanyak 10.200  kg  , minyak goreng “MinyaKita” harga Rp 11.500/liter sebanyak 20.400 Liter , serta tepung terigu harga Rp 8.500/kg sebanyak 3.400 kg

“Harapannya, seluruh masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan Pasar Murah ini dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sehari-hari,” pungkas Ali. (*/nun)