Festival Anggrek Vanda Tricolor di Sleman Dibuka

Pembukaan Festival Anggrek Vanda Tricolor. Foto: istimewa

bernasnews – Anggrek Vanda Tricolor merupakan salah satu varietas anggrek asli Merapi. Sayangnya, keberadaannya di habitat asalnya terus berkurang karena pengambilan secara berlebihan, kerusakan hutan akibat erupsi Merapi, hingga alih fungsi hutan.

Karenanya, sebagai upaya mendukung Jogja Tourism Day sekaligus menjadi sarana promosi yang tepat untuk mengenalkan ragam varietas angrek kepada masyarakat, Festival Anggrek Vanda tricolor ke-6 diselenggarakan.

“Upaya konservasi Anggrek Vanda Tricolor dapat dilakukan secara optimal apabila dibarengi dengan upaya peningkatan budidaya dan pengembangannya, sekaligus terkait dengan potensi ekonominya,” kata Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat membuka acara secara simbolis dengan penanaman anggrek bersama GKR Bendoro, di area Titi Orchid, Kamis (21/9).

Danang berharap, Festival Anggrek Vanda Tricolor dapat memotivasi masyarakat dalam pengembangan tanaman anggrek di Kabupaten Sleman dan membuka peluang pasar baru. Dengan perkembangam setiap tahunnya, juga diharapkan mampu memperluas jejaring agribisnis bagi para produsen tanaman anggrek dengan konsumen.

Sri Suprih Lestari pemilik Titi Orchid sekaligus inisiator acara menyampaikan, Festival Anggrek Vanda Tricolor kembali dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat sekaligus sebagai upaya pelestarian Anggrek Vanda Tricolor yang menjadi flora endemik di lereng Gunung Merapi.

“Tidak hanya mempercepat pelestarian Vanda Tricolor yang berhabitat di Merapi namun juga sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar Merapi,” ujarnya.

Sri Suprih Lestari menambahkan perkembangan Festival Anggrek Vanda Tricolor ditandai dengan peningkatan jumlah pengunjung dan kontes Anggrek Vanda Tricolor. Di samping itu pada tahun ini juga diramaikan dengan beberapa kegiatan seperti, seminar budaya wirausaha anggrek, pelatihan kultur in-vitro anggrek, workshop merajut dan membatik, hingga pameran UMKM.