bernasnews — Wisatawan atau bagi penggemar gudeg kuliner khasnya Jogja yang hendak berkunjung ke sentral gudeg Wijilan, Kota Yogyakarta perlu untuk menahan diri atau menundanya sejenak. Pasalnya bangunan plengkung heritage dan ikonnya wisata Jogja akan ditutup pada hari Jumat, 22 September 2023.
Plengkung Tarunasura atau yang lebih dikenal disebut Plengkung Wijilan ditutup karena Asosiasi Pedagang Gudeg (ASPEG) DIY bersama Majelis Rasulullah SAW Yogyakarta menggelar acara Bersholawat, di sepanjang Jalan Wijilan, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Jumat (22/9/2023), pukul 19:30 hingga Selesai.

“Insya Allah acara akan dihadiri oleh Habib Mustafa Sayyidi Baraqbah,LC, para habaib dan kyai setempat. Juga dimeriahkan syiar dan syair Hadroh El Maqashid UNY,” terang Zani Sunde, dikutip dari WAG Pokdarwis Panembahan Grumegah.
“Jamaah dimbau lewat selatan, plengkung utara Pelgnkung Wijilan ditutup. Mari hadiri dan ajak sanak saudara serta keluarga,” lanjut dia.
Sementara Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP saat dikonfirmasi bernasnews, Rabu (20/9/2023), menjelaskan, bahwa dari hasil konfirmasi pihaknya dengan Wakapolsek (Kraton) sudah melakukan langkah – langkah awal dengan menerjunkan anggotanya ke titik central di seputaran Plengkung Wijilan.
“Kami mengimbau pada masyarakat agar semua bisa berjalan tertib. Adapun untuk akses keluar masuk wilayah nJeron Beteng Kraton dipersilakan melalui jalan-jalan alternatif demi kelancaran bersama,” pesannya. (ted)












