Penampakan Kekinian! Jembatan Gantung Mangunsuko yang Dikenal Sebagai Jembatan Jokowi Sebagai Obyek Wisata

Penampakan jembatan gantung Mangunsuko atau juga sering disebut Jembatan Jokowi, di Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Membangun sebuah destinasi wisata baru berbasis alam bisa disebut gampang-gampang susah, di satu sisi adanya resiko kebencanaan terkait kondisi alam tempat wisata. Dan di sisi lain adalah pengelolaan yang berkelanjutan, tentu membutuhkan pemikiran yang komprenhensif baik segi pemeliharaan maupun pemasarannya.

Salah satu contoh kasus adalah keberadaan sebuah obyek wisata yang ada di lereng gunung Merapi sisi utara, tepatnya di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di tempat tersebut terdapat jembatan gantung lumayan panjang, di mana masyarakat menyebutnya ‘Jembatan Jokowi’ lantaran diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Jembatan gantung itu melintas di atas kali Senowo, yang merupakan perbatasan Desa Sumber dan Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun. Panorama yang disajikan sangat cantik, tampak dam-dam (Sabo) bertingkat tiga yang dialiri jernihnya air sungai layaknya seperti air terjun atau curuk. Apalagi cuaca cerah, panorama tersebut akan tambah epik karena berlatar belakang anggunnya gunung Merapi.

Suasana penampakan dam sabo dengan latar belakang gunung Merapi. (Foto: Istimewa)

“Setelah diresmikan oleh presiden, tempat ini menjadi viral dan banyak dikunjungi oleh masyarakat bahkan warga juga membuat taman lengkap dengan gazebo untuk duduk-duduk dan berbagai hiasan sebagai tempat spot foto,” terang Bu Dwiyatmi yang didampingi oleh Pak Ismu suaminya, saat memandu bernasnews, beberapa waktu lalu.

Lanjut ibu pensiunan ini menambahkan, apabila hari libur tempat ini ramai banyak orang yang berkunjung juga banyak lapak-lapak kuliner bermunculan yang pengelolanya warga sekitar jembatan. “Entah akibat terdampak pandemi Covid-19 atau terdampak fenomena alam, seperti hujan dan banjir mengingat kali Senowo berhulu dari atas Merapi. Kalau perihal pengelolaan, kami kurang tahu,” pungkasnya.

Pinggiran sungai atau tlasar bawah jembatan gantung Mangunsoko, Kabupaten Magelang yang pernah dijadikan sebuah taman untuk kepentingan pariwisata, Rabu (19/7/2023). Foto: Tedy Kartyadi/ bernasnews.

Berdasar pengamatan bernanews, jembatan gantung Mangunsuko, dibangun oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Tahun Anggaran 2016, bercat warna merah dan kuning masih kokoh membentang. Di tlasar bahwa jembatan masih tampak bekas gazebo, hiasan taman berupa bunga berukuran jumbo dari besi.

Sekiranya direvitalisasi dibangun kembali, dibersihkan dari corat coret vandalisme, serta semak belukar, dan pohon-pohon yang menghalangi panorama gunung Merapi, tentu sebagai destinasi atau obyek wisata akan kembali bersinar, yang tentunya juga akan memberikan kemaslahatan bagi warga setempat. (ted)