bernasnews – Sekitar 700 peserta dengan 350 sepeda motor mengikuti ajang Tour de Merapi. Event tahunan ini kembali diselenggarakan dengan agenda touring ke sejumlah objek wisata wilayah Sleman Utara.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan event Tour de Merapi merupakan event tahunan sebagai wadah untuk para pecinta touring sepeda motor sekaligus menjadi ajang promosi wisata yang berada di Kabupaten Sleman.
“Event ini (Tour de Merapi) menjadi sarana bagi masyarakat yang senang touring motor sambil menikmati pemandangan desa wisata di Sleman sepanjang perjalanan,” katanya saat pelepasan peserta event Tour de Merapi tahun 2023 di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (23/7) pagi.
Sesuai dengan namanya, Tour de Merapi dijelaskan Danang, akan mengambil jalur melingkari kawasan Merapi dengan destinasi wisata yang berada di sekitarnya. Ia berharap kembali diselenggarakannya kegiatan ini setelah pandemi, dapat memberikan hiburan bagi masyarakat, terutama dapat membantu mempromosikan destinasi wisata yang ada di Sleman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Ishadi Zayid mengungkapkan antusiasme masyarakat dalam event Tour de Merapi tahun 2023 cukup tinggi. Menurutnya, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatkan jumlah peserta pada event tersebut.
“Tahun ini (2023), Tour de Merapi menargetkan 200 motor dengan perkiraan 400 orang peserta. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat 350 motor dengan perkiraan 700 orang peserta,” jelasnya.
Kemudian, Ishadi juga menjelaskan rute yang dilewati oleh para peserta Tour de Merapi tahun 2023 yaitu melewati Embung Mororejo, Tempel, Pulosari, Gardu Pandang Kaliurang, Teras Merapi Cangkringan, Monumen Plataran, Candi Barong dan berakhir di wisata Tebing.
Selain disuguhi pemandangan wisata, para peserta Tour de Merapi 2023 dapat menikmati sajian khas Sleman di setiap pos yang dilewati. (*)











