bernasnews – Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu masalah yang sampai sekarang masih belum bisa diatasi termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Terbaru, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) DIY kembali mendapati informasi dari masyarakat terkait adanya penangkapan narkotika dengan jumlah yang besar oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY.
Setidaknya tiga terduga pelaku penyalahgunaan narkotika telah ditangkap, namun memang belum diungkap ke publik lantaran masih dalam proses pengembangan perkara itu.
Mengetahui laporan informasi itu, Ketua DPD Granat DIY, Feryan Hasto Nugroho SH meminta agar pihak kepolisian yang dalam hal ini Polda DIY untuk dapat mengusut tuntas pengungkapan kasus narkotika. Apalagi barang bukti yang didapati dinilai cukup besar.
“Transparansi dari penyidik Ditresnarkoba harus dilakukan. Hal itu karena hasil penangkapan yang dilakukan cukup besar,” kata Ketua DPD Granat DIY, Feryan Hasto Nugroho SH, dalam keterangan yang diberikan, Jumat (16/6/2023).
Kendati begitu, Feryan belum dapat menjelaskan secara detail terkait penangkapan dan barang bukti itu. Hal itu dikarenakan belum melakukan konfirmasi dan masih menunggu peryataan dari pihak kepolisian terlebih dahulu untuk merilis kasus itu ke publik.
“Saya baru mendapatkan informasi itu dari masyarakat, tersangkanya lebih dari 2 orang. Tapi kita tunggu saja pernyataan resmi dari Polda DIY,” ujarnya.
Jika dibiarkan, Feryan menyebut bahaya narkoba itu bakal menjadi ancaman yang sangat nyata bagi generasi penerus bangsa lantaran memang kerap disalahgunakan oleh anak muda.
Oleh karenanya, Granat DIY mengaku siap mengkawal perkara itu sampai ke persidangan.
“Granat DIY siap mengawal kasus ini. Kami berharap kepolisian untuk menyelesaikan kasus itu dan menangkap semua pelakunya,” tegasnya.
Sementara Kasubdit I Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Jonathan David H, saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya penangkapan itu. Ada tiga terduga pelaku yang kini masih menjalani penyidikan di Mapolda DIY.
“Benar ada penangkapan itu, saat ini masih kita dalami. Tiga orang diamankan, perannya masih kita lakukan pendalaman,” kata AKBP David, saat dikonfirmasi pada Jumat (16/6/2023).
David juga membenarkan salah satu pelaku itu berinisial D. “Salah satunya itu (berinisial) D. Perannya mereka sama-sama, tapi masih didalami,” pungkasnya. (lan)












