bernasnews — Laka lantas di Gunungkidul pada tahun 2022 mencapai rekor hingga 1.035 kejadian terlapor. Pada tahun ini, sejak Januari hingga pertengahan April 2023 bahkan sudah ditemukan 253 kejadian terlapor,
Hal tersebut disampaikan oleh Iptu Darmadi, S.H. selaku Kapolsek Karangmojo saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama, antara PT Jasa Raharja Cabang D.I Yogyakarta dan RSI Gunungkidul, di aula rumah sakit setempat, Kamis (13/4/2023).
“Jumlah ini belum meliputi kejadian laka lantas yang tidak dilaporkan ke polisi dan kecelakaan tunggal. Ruas jalan Wonosari – Karangmojo – Semin diketahui merupakan penyumbang laka lantas terbanyak di Gunungkidul,” beber Iptu Darmadi.
Pihaknya berharap adanya pihak-pihak yang bekerjasama di area ini supaya penanganan kecelakaan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Acara ini juga dihadiri oleh Kapolres Gunungkidul, Panewu Karangmojo, dan beberapa tamu undangan.
Sementara penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Pj. Jasa Raharja Area Gunungkidul Isnanto Prabowo dan Direktur Utama RSI Gunungkidul drg. Wiwik Lestari, M.P.H, didampingi Arip Faturohman,S.T selaku Direktur PT. Gunungkidul Sehat Barokah.
Terjalinnya kerjasama RSI Gunungkidul dengan PT Jasa Raharja Cabang DIY ini diharapkan akan memberi kepastian jaminan dan pelayanan medis yang baik dan segera kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas. “Jasa Raharja bertindak sebagai penanggung biaya perawatan dan pengobatan korban laka lantas dan RSI Gunungkidul sebagai penyedia layanan kesehatan untuk korban laka lantas,” ungkap Isnanto Prabowo, dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama RSI Gunungkidul drg. Wiwik Lestari, M.P.H. mengucapkan terima kasih kepada PT Jasa Raharja atas kepercayaannya terhadap RSI Gunungkidul dalam rangka penanganan korban kecelakaan. Ia berharap dengan adanya kerjasama ini akan semakin mempermudah dan meningkatkan pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas.
“RSI Gunungkidul sendiri merupakan rumah sakit modern terbaru di Gunungkidul, yang saat ini telah diperkuat dengan seorang dokter bedah senior, dr. Zulbahri, Sp.B. yang memiliki kompetensi untuk melakukan tindakan bedah umum maupun bedah ortopedi pada pasien kecelakaan lalu lintas,” ujarnya. (*/ nun)












