News  

Menilik Gerhana Matahari di Yogyakarta

Gerhana matahari yang berhasil direkam NASA. foto: NASA

bernasnews – Fenomena gerhana matahari akan kembali menyambangi Indonesia tahun ini. Kali ini, gerhana matahari bakal terjadi di penghujung bulan Ramadhan tepatnya pada tanggal 20 April 2023.

Adapun gerhana yang akan terjadi adalah tipe Gerhana Matahari Hibrida (GMH) yaitu tipe gerhana yang merupakan gabungan dari Gerhana Matahari Total (GMT) dan Gerhana Matahari Cincin (GMC) dengan satu tempat hanya bisa menyaksikan satu jenis gerhana.

Indonesia hanya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan GMT untuk Indonesia bagian Timur melewati Provinsi Maluku, Provinsi Papua Barat, dan Provinsi Papua. Sedangkan, beberapa daerah lain termasuk salah satunya Yogyakarta hanya dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian (GMS). 

Yogyakarta sendiri akan menjadi ibu kota provinsi yang paling awal memulai GMS, sedangkan Medan akan menjadi ibu kota provinsi yang paling awal mengakhiri GMS. Gerhana Matahari Sebagian di Yogyakarta diperkirakan mulai terjadi pada pukul 09.26 WIB yang mencapai puncaknya pukul 10.48 WIB dan selesai pada 12.16 WIB. 

“Untuk menyaksikan fenomena alam yang cukup langka tersebut, Taman Pintar bekerjasama dengan komunitas astronomi Penjelajah Langit mengajak masyarakat untuk melihat fenomena ini di Taman Pintar Yogyakarta,” tandas Analis Rencana Program dan Kegiatan Taman Pintar Yogyakarta, Lukman.

Melalui kegiatan “Jogja Melihat Gerhana” nantinya masyarakat bisa melihat fenomena astronomi tersebut dengan menggunakan sejumlah teleskop dan peralatan yang dapat diakses di area Playground Taman Pintar. Mengingat pengamatan gerhana matahari ini membutuhkan pendampingan dan alat khusus, masyarakat akan didampingi relawan dari komunitas dan dari Taman Pintar Yogyakarta. 

“Masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai bentuk edukasi tentang fenomena alam sebagai bagian dari literasi sains,” imbuh dia.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terutama generasi muda untuk menyelami dan mengembangkan sains di bidang astronomi.