News  

Padus SMA Santa Maria Yogyakarta Iringi Ekaristi Novena Kebangsaan  

Paduan Suara SMA Santa Maria Yogyakarta saat mengiringi Misa Ekaristi Novena Kebangsaan di GMRP Sendang Jatiningsih, Moyudan, Sleman, DIY, Minggu (16/4/2023). (Foto : Humas SMA Stama).

bernasnews – Perayaan Ekaristi Novena Kebangsaan ke-3 bertajuk Syukur atas Rahmat Ke-Bhineka Tunggal Ika-an dilaksanakan di Goa Maria Ratu Perdamaian (GMRP) Sendang Jatiningsih, Desa Jitar, Sumberarum, Moyudan, Sleman, DIY, Minggu (16/4/2023). Misa ekaristi novena ini dipimpin oleh Romo Agustinus Ariawan, Pr., dengan iringan Paduan Suara (Padus) SMA Santa Maria (Stama), Yogyakarta. 

Humas SMA Santa Maria Yogyakarta Astuti Purwaningsih kepada bernasnews mengemukakan, karena suara merdu dalam harmoni yang serasi selalu ditampilkan oleh Padus Stama, maka koor ini telah beberapa kali dipercaya untuk menjadi petugas paduan suara dan solis di GMRP Jatiningsih. 

Romo Agustinus Ariawan, Pr. dalam homilinya menyampaikan bahwa selaras dengan  Laudato Si, bumi ini adalah rumah dan milik kita bersama. Demikian pula Indonesia adalah rumah kita bersama, maka perlu kita rawat dan kita jaga bersama. 

Misa ekaristi novena ini diikuti oleh umat setempat dan para peziarah dari berbagai kota.

Live in SMA Stama

Astuti menginformasikan pula, live in adalah salah satu rangkaian kegiatan pendidikan karakter berkelanjutan di SMA Santa Maria Yogyakarta. Live in merupakan kegiatan untuk kelas XI dan merupakan kelanjutan dari kegiatan outbond dan in group di kelas X.

“Kegiatan live in diikuti oleh seluruh kelas XI dari tanggal 12 sampai 14 April 2023. Para peserta selama tiga hari hidup dan tinggal bersama orang tua asuh di desa Surowono dan Bunder, Paroki Kebonarum, Klaten,” kata dia. 

Menurut Astuti, peserta live in nampak antusias terlibat dalam kegiatan orang tua asuh dan masyarakat setempat. Jika selama ini mereka lebih banyak berkutat pada pelajaran, namun dalam live in mereka benar-benar merasakan hidup bermasyarakat dan juga ikut merasakan susahnya mencari penghidupan. 

“Nampak ada sisi positif dari kegiatan live in ini. Terlihat para siswi sepulang dari live in menjadi lebih peduli pada sesama dan sekitarnya,” kata dia. (*/mar)