bernasnews – Lembaga Mitra Mekar Berkarya (MMB) di usia tiga tahun pada 7 April 2023 mengucapkan syukur kepada Tuhan serta menyampaikan terima kasih kepada para penulis dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia (SDM), antara lain bidang penerbitan buku, MMB berusaha ikut menggerakkan dinamika literasi nasional dan melestarikan peradaban.
“Oleh karena itu, di usia yang masih sangat belia ini, kami mengucapkan terima kasih kepada para penulis yang mau berkolaborasi menghasilkan karya kreatif berupa buku-buku. Mulai dari guru Taman Kanak-Kanak sampai doktor, dari pegiat literasi sampai pustakawan, juga ibu rumah tangga, keluarga, dan umum. Kita harus bersama-sama merawat semangat membaca dan menulis.
Tentu kami juga harus berterima kasih kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas bimbingan, dan dukungannya. Antara lain dalam proses pengurusan International Standar Book Number atau ISBN dan pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam atau SSKCKR. Kami berharap, kebersamaan ini dapat ditingkatkan di masa-masa mendatang,” kata Sekretaris MMB Ch. Endah Heruwati kepada bernasnews di Yogyakarta, Kamis (6/4/2023).
Menurut dia, rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan ketika Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Daniel A.Sa’adhi, SH menerbitkan akta untuk Lembaga MMB bernomor 03 tertanggal 7 April 2020.
“Kami berempat, Kennia Ayu Saputri sebagai pengawas, Anto Margono sebagai ketua, saya sebagai sekretaris dan Agatha Krisderi Margawati sebagai bendahara sepakat melaksanakan kegiatan dan atau usaha-usaha pemberdayaan SDM untuk media komunitas berdasarkan falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” kata dia.
Tujuan Lembaga MMB adalah Memberi wawasan dan keterampilan mengenai kepenulisan jurnalistik dan buku; Membantu warga masyarakat memiliki sadar media/sadar literasi, pengalaman bermedia dan hubungan media; Menyediakan media penyaluran karya tulis; dan Membentuk komunitas penulis/literasi.
Menurut Endah, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Lembaga MMB dapat melaksanakan road show media/literasi, diklat literasi, penerbitan buku, penerbitan media, lomba menulis, dan konsultasi media.
“Pada tahun pertama, kami mengadakan lomba menulis esai MMB untuk umum dan karya pemenangnya kami bukukan bertajuk Membaca 75 Indonesia. Kami berharap, program lomba menulis ini dapat dilaksanakan secara berkala.
Tradisi membaca dan kemudian menulis buku sebaiknya juga diperjuangkan di keluarga-keluarga kita. Memang tidak mudah, butuh proses dan penuh lika-liku. Tapi untuk mensukseskan Gerakan Literasi Nasional dan keberhasilan ikutannya, memang dimulai dari hal itu.” kata dia.
Menurut Endah Heruwati, dalam usia tiga tahun MMB telah berkarya sejumlah buku ber-ISBN, memiliki media literasi ber-ISSN (International Standar Serial Number), menjalin relasi dengan beberapa pihak, mengadakan diklat jurnalistik/literasi, lomba menulis, dan lain-lain. (mar)












