News  

Perayaan Kamis Putih Mengawali Tri Hari Suci

bernasnews – Setelah mengikuti perayaan Minggu Palma pada hari Minggu (2/4/2023) lalu, Umat Katolik di Indonesia bersama umat satu iman di seluruh dunia melanjutkan rangkaian Ekaristi Masa Paskah. Perayaan ini mereka rayakan secara khidmat setiap tahun, baik di kapel, gereja sampai katedral.

Dimulai perayaan Kamis Putih (5/4), dilanjutkan Jumat Agung (7/4), Vigili Paskah pada Sabtu (8/4) dan Minggu Paskah (9/4). Perayaan ekaristi hari Kamis sampai Sabtu/Minggu itu lazim disebut sebagai Tri Hari Suci.

Di Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, DIY sebagai bagian wilayah Gereja Kevikepan Yogyakarta Barat misalnya, memberikan layanan jadwal ekaristi Kamis Putih tiga kali. Yakni pukul 17.00 WIB di Gereja Gamping, pukul 18.00 WIB di Kapel Gancahan dan Gesikan, serta pukul 20.30 WIB di Gereja Gamping. 

Ketua Lingkungan Santo Mateus L. Widodo bersama pengurus memberikan layanan yang baik bagi umat setempat agar dapat mengikuti misa ekaristi dengan khidmat. Pengurus lingkungan juga menyiapkan lima pertemuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) Prapaskah sampai peringatan Paskah di lingkungan nantinya. 

“Ya kami selalu menyampaikan jadwal rangkaian ekaristi Masa Paskah melalui WA Group agar umat dapat mengatur waktu dengan baik,” kata dia. 

Ekaristi Kamis Putih emperingati perjamuan terakhir Yesus Kristus sebelum menjalani sengsara, kemudian disalibkan, wafat dan tiga hari kemudian bangkit. Pada momentum yang mengharukan ini, Yesus memberikan keteladanan pelayanan dengan membasuh kaki murid-murid-Nya dan mengeringkan dengan kain.

Di Gereja, imam yang memimpin misa ekaristi Kamis Putih melaksanakan pembasuhan kaki kepada 12 orang umat sebagai lambang murid-murid Yesus. Sebuah keteladanan untuk mau bersikap rendah hati dan mau melayani sesama. Malam harinya, setelah misa terakhir dilaksanakan acara Tuguran yakni berdoa bersama di hadapan Sakaramen Maha Kudus. Ini sebagai tradisi untuk mengingat saat Yesus berdoa di Taman Getsemani sebelum ditangkap dan dianiaya. (mar)