bernasnews — Indonesia dengan keanekaragaman suku bangsa juga memiliki khasanah kuliner Nusantara dan sangat khas sesuai daerah masing-masing. Diantaranya kudapan kue tradisional dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan berupa kue Lumpur Surga dan minuman khas Sulawesi Selatan yakni Es Pisang Ijo.
Kedua hidangan tersebut sudah familiar pada masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Jogja sehingga banyak disajikan di meja makan. Hal ini yang menjadi perhatian bagi mahasiswa KKN Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2023 di Kanoman 2, Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, sebagai salah satu kegiatan mengajar membuat kudapan tersebut pada warga setempat.
Ketua KKN Vokasi UNY Kanoman 2 Rizkita Marta mengemukakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN Vokasi UNY mengajarkan kuliner Nusantara melalui pemberdayaan hasil bumi lokal, dengan memanfaatkan bahan makanan yang ada di sekitar lokasi KKN.
“Harapannya dengan tambahan pengetahuan ini para ibu warga setempat dapat menyajikan sesuatu yang berbeda dari yang selama ini dihidangkan, utamanya untuk berbuka puasa,” lanjut Rizkita.
Sementara Penanggungjawab Kegiatan Heldavina Yasmin menjelaskan, bahwa Es Pisang Ijo adalah kudapan yang terbuat dari pisang yang diselimuti dengan adonan berwarna hijau. Menurutnya, di wilayah KKN ini banyak sekali tumbuh tanaman pisang terutama pisang berjenis bandung maka dimanfaatkanlah pisang bandung dalam praktik pembuatan kudapan khas Sulawesi Selatan.
“Namun karena pisang jenis ini mempunyai rasa sepat dan terdapat biji pada buahnya sehingga untuk menghilangkan rasa sepat pisang caranya dengan dikukus terlebih dahulu,” ungkap Heldavina, di sela-sela kegiatan, Selasa (28/3/2023).
Dikatakan, untuk bahan membuat Es Pisang Ijo, yang dibutuhkan adalah pisang 10 buah, adonan selimut pisang yang terbuat dari tepung terigu 200 gr, santan kental 600 ml, tepung beras 200 gr, tepung sagu 50 gr, gula pasir 50 gr, garam ½ sdt dan pewarna hijau 5 tetes.
Sebagai pendamping dibuat bubur sumsum, dengan bahan tepung beras 300 gr, santan 150 ml, satu lembar daun pandan, garam ½ sdt dan vanilli ½ sdt. Sedangkan pelengkap Es Pisang Ijo disajikan dengan sirup cocopandan, susu kental manis dan es batu. Langkah pembuatannya dimulai dengan mengukus pisang hingga matang terlebih dahulu.
“Untuk membuat adonan selimut siapkan wadah lalu campur semua bahan hingga rata, kemudian adonan dimasak dalam teflon seperti membuat lembaran kulit lumpia. Kemudian ambil selembar daun pisang olesi dengan sedikit minyak, ambil satu lembar adonan, letakkan pisang di atasnya kemudian gulung sampai menutupi semua permukaan pisang,” terang dia..
Lanjut Heldavina menjelaskan, setelah itu kukus selama 15 menit. Selanjutnya untuk memasak bubur sumsum campurkan semua bahan dan masak menggunakan api kecil. Setelah pisang ijo dan bubur sumsum sudah matang dapat disajikan dalam piring beserta pelengkapnya.
Menurut mahasiswa program studi D4 Tata Rias Fakultas Vokasi UNY tersebut dalam pembuatan Kue Lumpur Surga pun mereka memanfaatkan potensi yang ada di Kanoman 2 yaitu buah kelapa. Lumpur Surga merupakan makanan khas Banjarmasin dengan perpaduan warna hijau sebagai layer (lapis) 1 dan putih pada layer 2. “Teksturnya yang lembut seperti lumpur berasal dari telur, santan dan gula kemudian dikentalkan dengan tepung beras dan maizena,” terang dia.
Dikatakan, untuk bahan dalam pembuatan lumpur surga, bagi layer 1 butuh 3 butir telur, 100 ml air, 150 ml santan, 100 gr gula pasir, 20 gr tepung terigu, vanilli ¼ sdt dan 2 tetes perwarna hijau. Kemudian untuk layer 2 memerlukan 400 ml santan, 10 gr tepung maizena, 10 gr tepung beras, 20 gr gula pasir dan ½ sdm garam.
Proses pembuatan lumpur surga ini sangatlah mudah diawali dengan mencampurkan seluruh bahan layer 1 lalu disaring agar tidak menggumpal, setelah itu tuang pada wadah alumunium ½ tinggi saja, dan kukus selama 20 menit. Selanjutnya campurkan semua bahan untuk layer 2 aduk hingga kental.
“Jika layer 1 sudah matang tuangkan adonan layer 2 dan kukus kembali selama 10 menit dengan api kecil. Kue lumpur surga siap disajikan,” ujar Heldavina. (*/ ted)












