bernasnews – Sebagai upaya tindak lanjut program pengurangan penggunaan kertas (paperless) yang dicanangkan oleh Pimpinan SD Marsudirini Yogyakarta, kegiatan Penilaian Tengah Semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2022-2023 tanggal 6 – 13 Maret 2023, semua siswa kelas 6 mengerjakan PTS dengan alat digital elektronik seperti gadget, tablet dan laptop milik siswa.
“Bagi siswa yang tidak mempunyai gawai sekolah menyediakan laptop dan personal computer yang dimiliki oleh sekolah,” kata Humas Yayasan Marsudirini Yogyakarta Ir. Yosef Adiwahyanta kepada bernasnews, Sabtu (11/3).
Kegiatan PTS menggunakan alat digital elektronik, menurut Kepala SD Marsudirini 2 Yogyakarta FX. Oktaf Laudensius S.Si.,awalnya cukup mendapat respon negative dari beberapa guru. Namun berkat pendekatan yang humanis dan proses komunikasi yang intens dengan sedikit dipaksa, maka para guru mampu menyiapkan PTS secara digital dengan baik.
“Memang tidak mudah mengubah tradisi menjadi opsi, karena menuntut perubahan cara pandang dan perilaku. SD Marsudirini mempromosikan gerakan gawai menjadi sahabat siswa terutama sebagai alat bantu untuk proses belajar mengajar maupun dalam pelaksanaan evaluasi belajar siswa. Demikian arah digitalisasi yang dikembangkan SD Marsudirini ke depan,” kata dia.
Bagi Viona Callysta Maheswari siswa kelas 6D, pelaksanaan PTS dengan alat digital elektronik seperti gawai adalah menyenangkan. Hal ini praktis dan memberi motivasi kepadanya untuk terbiasa memandang layar, karena pelaksanaan ASPD juga menggunakan computer.
Dia berharap, ke depan minimal alat yang digunakan layarnya lebih lebar seperti misalnya tablet, karena dengan memandang layar kecil dalam waktu cukup lama membuat mata menjadi cepat lelah. (*/mar)











