bernasnews – Pertemuan Khol KPH Ali Basya Sentot Abdul Mustofa Prawirodirdjo oleh keluarga besar Among Trah Ali Basya Sentot (ATAS) setiap malam Rabu Pon dijadikan momentum untuk berdoa bagi leluhur, silaturahmi dan sekaligus berupaya menguatkan jaringan khususnya trah muda.
“Pertemuan malam Rabu Ponan seperti ini, selain memanjatkan doa bagi bagi Eyang Ali Basya Sentot, leluhur dan para keturunannya, juga sebagai ajang silaturahmi. Di masa lalu, ketika para sesepuh ATAS kita masih sugeng, para kaum mudanya aktif ikut hadir.
Kaum muda itu adalah kita sekarang ini. Tantangan kita saat ini dan ke depan, adalah terus mempererat tali persaudaraan trah khususnya kaum muda. Bagaimana upayanya supaya mereka terhimpun sesuai dengan dinamika kehidupan dan perkembangan zaman,” kata Ketua ATAS Drs. KRT H. Gondo Hadiningrat.
Dia mengemukakan hal itu dalam pertemuan Khol KPH Ali Basya Sentot di Janti, Banguntapan, Bantul, DIY, Selasa (7/3/2023) malam. Pertemuan yang diunduh keluarga Denny dan Dewi Hernandi ini dipimpin oleh Suryo Putro dan doa oleh Djoko Sarhendro.
Dalam pertemuan rutin malam Rabu Pon ini diagendakan acara nyadran keluarga ATAS yang dipusatkan di makam GKR Wandan, Pakuncen Yogyakarta, Kamis Legi (16/3) pukul 10.00 WIB.
Sedangkan acara syawalan keluarga ATAS akan diselenggarakan pada Kamis (27/4) pukul 10.00 sampai selesai. Untuk tempat dan acara akan ditentukan kemudian oleh tim yang dikoordinir Ir. Ken Suratiyah dan Wahyu Tri Utami, S.H., M.Kn.
“Keluarga ATAS juga berencana mengajukan permohonan audiensi kepada GKR Mangkubumi. Untuk keperluan ini akan diusahakan oleh Ketua ATAS Drs. KRT H. Gondo Hadiningrat dan Ir. RM Suryo Aji Mantoro,” kata Suryo Putro seraya menambahkan, keluarga trah juga akan terus mendata anggota untuk penyusunan daftar keluarga ATAS. (mar)











