News  

GKR Hemas dan Kepala Badan Bahasa akan Bahas Bahasa Ibu

Kepala Balai Bahasa Proviinsi DIY Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd. saat audiensi dengan GKR Hemas di Kraton Yogyakarta, Jumat (24/2/2023). Audiensi membahas peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2023 berupa seminar bahasa Ibu yang akan dilaksanakan di Kraton Yogyakarta, Senin (13/3). (Foto : Humas Balai Bahasa DIY)

bernasnews – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan tampil dalam seminar bahasa Ibu di Kagungan Dalem Pendopo Karaton Kilen, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (13/3/2023). Acara bertajuk Bahasa Jawa sebagai Sarana Berpikir dan Pendukung Perkembangan Iptek serta Produk Budaya Lokal ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

“Dalam konteks ke-Indonesiaan, bahasa Ibu bagi sebagian besar masyarakat Yogyakarta adalah bahasa Jawa. Bahasa Jawa masih dianggap sebagai sarana komunikasi yang esensial pada masyarakat Yogyakarta.

Pada era globalisasi ini, bahasa Jawa juga perlu diperkaya dengan konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd. kepada bernasnews, Kamis (9/3/2023).

Audiensi dengan GKR Hemas

Sebelumnya, Balai Bahasa Provinsi DIY mengadakan audiensi ke Karaton Ngayogyakarta, Jumat (24/02/2023). Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk bertemu dan berdiskusi dengan Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Dua isu kebahasaan yang dibahas dalam audiensi yaitu peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2023 dan Kongres Bahasa Indonesia XII.

Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd. mengemukakan, Balai Bahasa Provinsi DIY akan menggelar seminar dengan tema Bahasa Jawa sebagai Prasarana Berpikir dan Sarana Pendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Produk Budaya Lokal untuk memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional 2023. Oleh karena itu, Balai Bahasa Provinsi DIY mengharapkan dukungan dan peran serta GKR Hemas dalam seminar tersebut.

Selanjutnya, Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd. juga memohon dukungan GKR Hemas terhadap pelaksanaan Kongres Bahasa Indonesia XII yang akan dihelat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tahun 2023. Kongres Bahasa Indonesia merupakan forum diskusi antara Badan Bahasa dan para pemangku kepentingan kebahasaan untuk menentukan kebijakan pengembangan dan pembinaan bahasa.

Menanggapi hal tersebut, GKR Hemas memberikan apresiasi serta menyatakan siap mendukung dan berperan serta dalam seminar. GKR Hemas memaparkan bahwa saat ini bahasa ibu perlu mendapatkan perhatian khusus. GKR Hemas juga menyatakan siap untuk mendukung pelaksanaan Kongres Bahasa Indonesia XII. (mar)