bernasnews – Puncak Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke XVIII 2023 dimeriahkan dengan Malioboro Imlek Carnaval yang digelar di kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, pada Sabtu (4/2/2023), malam.
Ketua Pelaksana PBTY XVIIII, Subekti Saputra mengatakan karnaval itu kembali hadir dan disuguhkan kepada masyarakat setelah absen dua tahun akibat Covid-19.
Ribuan masyarakat pun memadati sepanjang kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer yang menjadi venue selama acara berlangsung.
“Acara ini (Malioboro Imlek Carnaval) merupakan acara yang ditunggu tunggu masyarakat dan juga wisatawan mancanegara,” kata Ketua Pelaksana PBTY XVIIII, Subekti Saputra, Sabtu (4/2/2023), malam.
Sugiarto mengatakan ada sederet penampil yang turut dalam karnaval Puncak Pekan Budaya Tionghoa ini.
Tak hanya menampilkan atraksi seni dari tradisi Tionghoa saja, Malioboro Imlek Carnaval itu juga menyuguhkan kesenian lainnya.
Beberapa peserta yang mengikuti Malioboro Imlek Carnaval di antaranya drumband Akademi Angkatan Udara (AAU), Liong Tradisional dari Hoo hap hwe, Koko Cici Jogja dan Hakka Ako Amoi, Tari Edan-edanan.
Selain itu ada juga dari Tari Topeng Ireng dari Sanggar Pesona Raharja, Mutiara Persada Grup, Pengda Wushu DIY, Bregada Suryatmojo, Jaranan Angguk dari Hokya Dance Grup, Costume Carnival Kharisma Wonderlan, dan kelompok lainnya.
“Kami (juga) harapkan seluruh masyarakat yang telah menanti (dapat) menikmati rasa kangen ini semoga dengan tema bangkit Jogjaku untuk Indonesia tetap sehat semuanya,” paparnya.
Sejumlah atraksi yang disuguhkan itupun membuat ribuan pengunjung di Malioboro enggan beranjak.
Meski sempat diguyur gerimis, masyarakat tetap antusias menyaksikannya. (lan)











