Prihatin Banyak Anak Putus Sekolah, Yayasan Ini Bangun Pusat Belajar di Sleman

Rangkaian acara dalam peletakan batu pertama Gedung Hanoman Land Group (HLG). Foto: istimewa

bernasnews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka putus sekolah di Indonesia mengalami kenaikan pada 2022. Kondisi tersebut terjadi di seluruh jenjang pendidikan dari SD hingga SMA.

Berdasarkan catatan, jumlah anak putus sekolah SD sebesar 0,13 persen. Sementara di jenjang SMP 1,06 persen dan SMA sebesar 1,38 persen.

Hal tersebut lantas mendorong Yayasan Taman Cipta Karya Nusantara (YTCKN) untuk berkontribusi pada dunia pendidikan. Yayasan tersebut membangun Gedung Hanoman Land Group (HLG) di Lahan HLG, yang nantinya akan menjadi gedung edukasi.

Komisaris PT. Hanoman Land Group, Christoper Drake pada Selasa, 16 Januari 2023 mengatakan, nantinya lokasi tersebut akan jadi tempat belajar bersama yang sekaligus juga menyediakan pendidikan vokasi. Tujuannya agar orang yang kini tidak bersekolah dan sedang bekerja atau tidak bekerja dapat terbantu untuk perkembangan karirnya melalui kegiatan belajar bersama.

“Semoga keberadaan gedung Yayasan ini akan menjadi manfaat untuk masyarakat di Jogja. Tujuan lainnya, semoga gedung ini menjadi pusat budaya tradisional, kolaborasi, seperti untuk kegiatan donor darah, berlatih musik dan tari tradisional, pengenalan adat istiadat Jawa, dan kegiatan-kegiatan bersama masyarakat semua, untuk tetap mengembangkan kearifan lokal,” katanya.