bernasnews – Pariwisata tak melulu soal tempat atau hal berkaitan dengan rekreasi semata, kuliner pun juga bisa turut menjadi bagian dari wisata. Pemerintah Kabupaten Sleman kini tengah berupaya mengembangkan wisata salah satunya terkait dengan kuliner.
Pemkab Sleman saat ini sedang dalam rencana membangun Rumah Promosi dan Wisata Edukasi Sentra Jadah Tempe. Jadah tempe sendiri merupakan salah satu makanan yang khas dan banyak dijumpai di wilayah Kaliurang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih menyampaikan bahwa dalam industri pariwisata terdapat beberapa pelengkap salah satunya wisata kuliner dan juga menjadi ekspresif identitas budaya.
“Sinergitas dalam mewujudkan destinasi wisata Kaliurang yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan industri jadah tempe diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam Workshop Sinergi Industri dan Pariwisata dalam Pengembangan Sentra Jadah Tempe Kaliurang, Kamis (15/12).
Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa pengembangan wisata bisa dilakukan dengan beragam cara. Dimana salah satu wujudnya ialah melalui pembangunan Rumah Promosi dan Wisata Edukasi Sentra Jadah Tempe di kawasan wisata Tlogo Putri, Kaliurang.
“Saya berharap dengan adanya inovasi seperti ini dapat menjadi alternatif daya tarik serta mempercepat pemulihan ekonomi,” ujarnya
Dalam hal ini, pelaku usaha kuliner jadah tempe dan destinasi wisata dilibatkan dan diharapkan saling bersinergi. Tentu saja, harapannya kolaborasi itu bisa mendatangkan kontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Tak berhenti sampai di situ, keberadaan sentra jadah tempe ini ke depannya diharapkan bisa menjadi kebangkitan jadah tempe sebagai makanan khas Kaliurang Sleman sehingga dikenal baik nasional dan internasional.












