bernasnews.com — Dalam mengekplorasi destinasi wisata alam sangat terlihat Kabupaten Kulon Progo tak mau kalah dan ketinggalan dengan 3 kabupaten lainnya di DIY. Seperti halnya kabupaten yang lain, wilayah Kulon Progo juga kaya potensi wisata alam antara lain, garis pantai laut selatan, bukit Menoreh, dan hamparan sawah terasiring.
Kapanewon (Kecamatan) Nanggulan merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kulon Progo, kekinian menjadi tujuan wisata yang bisa dikatakan ramai dan sering viral di media sosial, pasalnya tempat ini bertumbuh kembang usaha kuliner dan coffe resto yang memadukan dengan keindahan alam.
Salah satu tempat wisata kategori masih baru dan menjadi rujukan bagi penghobi wisata kuliner, yakni Puncak Saka, tepatnya berada di Dusun Klajeran, Desa Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY.
“Obyek wisata ini kami dirikan gotong royong bersama warga setempat, sekitar akhir November 2021. Semuanya melalui proses dan bertahap, dari pembuatan dan penghalusan jalan akses menuju puncak sini,” ungkap Mangun Riyadi selaku Pengelola Puncak Saka, pada bernasnews.com, Minggu (11/9/2022).

Lanjut Mangun Riyadi menambahkan, bahwa nama Puncak Saka diambil karena ada tugu berbentuk saka (tonggak) yang konon merupakan sebagai penanda ketinggian tempat itu dari permukaan laut. “Konsep yang kami hadirkan adalah tempat wisata untuk semua segmen, memadukan kuliner dan keindahan alam berupa view hamparan sawah dari atas. Juga kami sediakan kolam renang untuk anak-anak dan hiburan musik,” terang dia.
Dilihat dari tabel menu makanan, kuliner yang disajikan cukup lengkap berupa makanan berat maupun makanan ringan, harga juga terjangkau bagi saku mahasiswa dan pelajar. Tercantum tulisan menu Paket Cobek Saka dan minuman Wedang Saka Gelap, yang mungkin perlu untuk dicoba.
Sementara untuk menjangkau Puncak Saka ini cukup mudah, dari arah Kota Jogja ke barat melalui Jalan Godean terus hingga ke Nanggulan, lalui Jalan Raya Kaligesing, hingga lintasan Selokan Mataram, ke kiri (arah selatan) melalui jalan pinggiran selokan hingga ada papan penunjuk arah naik ke atas. Jalan naik ke bukit sudah diperkeras dengan semen, hanya kondisi kendaraan harus prima. (ted)











