bernasnews.com — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman selenggarakan pelatihan pengelolaan perparkiran bagi pengelola parkir di wilayah Kabupaten Sleman, bertempat di Rumah Makan Puri Mataram, Rabu (14/9/2022).
Kegiatan sebagai bentuk dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) juru parkir di Sleman dihadiri juga dibuka langsung oleh Wakil Bupati Danang Maharsa dengan didampingi Kepala Dishub Kabupaten Sleman Arip Pramana.
Dalam laporannya, Arip Pramana mengatakan, bahwa dalam pelatihan itu melibatkan sejumlah 100 orang pengelola parkir yang ada di wilayah Kabupaten Sleman. “Seluruh pengelola parkir tersebut akan diberikan pelatihan dalam melayani masyarakat agar profesional dan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat,” kata dia.
Dalam pelatihan tersebut, jelas Arip Pramana, juga dilakukan sosialisasi mengenai keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengelola parkir atau juru parkir (Jukir) agar dapat terdaftar jaminan pekerja. Menurut dia, bahwa ada sebanyak 536 pengelola parkir yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.
“Sedangkan para juru parkir yang telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan baru sebagian yaitu sebanyak 253 orang. Oleh karena itu, kami menargetkan seluruh jumlah pengelola parkir di wilayah Sleman akan diikutsertakan dalam pelatihan dan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Arip.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan pengelolaan parkir ini. Menurut Danang, pelatihan ini dapat meningkatkan SDM juru parkir sehingga mampu meningkatkan profesionalitas juru parkir dalam melayani masyarakat.
“Pengelolaan parkir menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, pengelola perparkiran serta seluruh pengguna fasilitas jalan raya,” tegas Danang Maharsa.
Lanjut dia menambahkan, terlebih kondisi saat ini terdapat peningkatan populasi penduduk yang dibarengi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat berimplikasi pada peningkatan jumlah kendaraan dan arus transportasi dengan konsekuensi kebutuhan akan fasilitas dan tempat parkir juga semakin tinggi.
“Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang perlu dipecahkan bersama baik oleh pemerintah maupun pengelola parkir agar terpenuhinya fasilitas perparkiran yang baik aman, tertib dan ramah bagi pengguna jalan,” ujar orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Sleman itu.
Dikatakan, dengan adanya kegiatan pelatihan pengelolaan parkir ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan parkir yang baik, aman, tertib dan ramah bagi pengguna jalan khususnya di Kabupaten Sleman. “Saya berharap dengan pelatihan ini maka pengelolaan parkir di Sleman dapat semakin tertib dan terhindar dari pungutan liar dan oknum tidak bertanggung jawab,” pungkas Danang. (nun/ ted)












