Dinas Pariwisata DIY Launching Calendar of Event 2022, Event Budaya Tetap Jadi Unggulan

BENASNEWS.COM – Dinas Pariwisata DIY menyelenggarakan Acara Launching Calendar of Event 2022, Jumat (25/2/2022) malam, di Eastparc Hotel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan tersebut dalam rangka pencapaian visi Pemda DIY, bahwa pada tahun 2025 sebagai pusat pendidikan, budaya , dan daerah tujuan wisata terekmuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera, serta peningkatan jumlah kunjungan ke DIY.

Dihadiri oleh 59 tamu undangan secara luring yang terdiri dari Pejabat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pejabat Pemerintah pada OPD terkait, Stakeholder Pariwisata DIY, Komunitas Pariwisata dan Pelaku Pariwisata, serta beberapa awak media Yogyakarta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, dilakukan secara virtual atau meeting zoom saat menyampaikan sambutan pad acara Launching Calenda of Event 2022, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY, Jumat (25/2/2022). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com.

Acara bertemakan ‘Pesona Jogja’ sebagai bagian untuk mengangkat kembali pariwisata Jogja melalui event-event unggulan ini, juga dilakukan secara online yang disaksikan oeleh Dinas Pariwisata 34 Provinsi se Indonesia melalui livestreaming Youtube Visiting Jogja TV.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo kepada waratawan menjelaskan, bahwa acara Launching Calenda of Event 2022 untuk menginformasikan event pariwisata DIY yang akan digelar selama tahun 2022. “Tema yang diusung tahun 2022 ini adalah Pesona Jogja, bahwa kita tahu Jogja itu tak pernah akan habis dikulik pesona atau daya tariknya,” ungkapnya.

Dikatakan, termasuk event-event kreatif yang jumlahnya ada 140 event dan itu luar biasa. “Saya berharap ini akan menjadi bagian daya tarik dan memicu serta memacu wisatawan untuk datang ke Jogja. Juga menikmati event-event tersebut,” kata Singgih.

Event-event yang digelar oleh Pemda DIY, Kabupaten dan Kota, serta event yang digelar oelh Kraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman maupun komunitas-komunitas pariwisata. “Untuk tahun ini atau dari tahun ke tahun lebih banyak pada event budaya. Sebagai penguat pariwisata adalah budaya, juga ada yang sifatnya festival. Dan juga yang sedang ngehit tentang sport tourisme,” terang Singgih.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo saat menyampaikan sambutannya. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Tentang pandemi, lanjut Singgih, kalau merujuk antara pandemi dan pariwisata tentu bertolak belakang. Dinas Pariwisata DIY melakukan dua  strategi, protokol kesehatan harus ditegakan, vaksinasi 1,2 dan 3 dioptimalkan. “Tentunya kita semua juga harus saling mengingatkan. Untuk SOP juga telah kita sampaikan pada tahun pertama pandemi, dan ini terus kita lakukan monitoring dan evaluasi,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk sambutan dari Gubernur DIY diwakilkan kepada Wakil Gubernur DIY Paku Alam X dan Sambutan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, dilakukan secara virtual atau meeting zoom.

Adapun kategori event untuk tahun 2002, dengan total 140 event meliputi budaya/ tradisi, festival/ seni pertunjukan, pameran, sport tourisme (olahraga), lomba dan pagelaran musik. Ada 9 event sebagai event unggulan antara lain, PBTY, JITM, Keroncong Plesiran, Art Jog, SUMONAR, Customfest, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), Ngayogjazz, dan JFFE. (nun/ ted)