BERNASNEWS.COM — Segenap guru dan karyawan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Gowongan, Yogyakarta mengadakan Workshop Jurnalistik, Rabu (17/3/2021), di ruang kelas sekolah tersebut. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dosen ASMI Santa Maria Yogyakarta Drs. Z. Bambang Darmadi, MM.
Kepala Sekolah SDK Gowongan Septiana Indri, SE, SPd dalam sambutan mengatakan, bahwa kegiatan workshop ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan para guru, utamanya dalam dunia tulis menulis. “Berharap melalui workshop jurnalistik mampu meningkatkan pengetahuan para guru SDK Gowongan, utamanya dalam dunia tulis menulis,” ungkap Septiana Indri.

Sementara itu, Z. Bambang Darmadi selaku narasumber dalam paparannya menjelaskan tentang teknik penulisan opini dan karangan khas (feature). ). Dua materi tersebut dikupas secara tuntas dan masing-masing dijelaskan secara rinci, dan diberikan waktu untuk sesi pertanyaan. Selain itu, juga disampaikan ketentuan dalam cara menulis yang baik dan benar.
“Teori-teori dijabarkan secara rinci beserta beberapa contoh tulisan dan dan hasil karya bukunya. Dalam dunia tulis menulis Z. Bambang Darmadi memang dirasa sesuai sebagai bidangnya, sehingga para guru pun dapat bertanya apapun juga mengenai dunia tulis menulis,” kata Theresia, Guru SDK Gowongan salah satu peserta workshop.
Dijelaskan, bahwa Z. Bambang Darmadi di tengah-tengah acara memotivasi para guru untuk membuat sebuah tulisan yang nantinya dapat dibuat dalam satu buku. Wacana penerbitan buku itu disambut baik para guru maupun oleh kepala sekolah.
Dengan sharing
panjang lebar dan saran dari nara sumber, maka disepakatilah target untuk para
guru dalam mengumpukan beberapa tulisan. Editing buku hingga peluncuran buku
karya guru SDK Gowongan nantinya akan dibantu oleh pihaknya. “Sungguh niat baik
yang membuat para guru lebih semangat lagi dalam berkarya di sekolah tersebut,”
ucap Theresia.
Workshop ini diakhiri dengan praktek menulis, opini dan feature yang hasilnya dapat dikoreksi langsung oleh nara sumber, lanjut Theresia, kegiatan workshop ini sungguh menarik bagi para guru. “Sementara di sisi lain pekerjaan tetapnya guru mengajar harus berlangsung sehingga dapat melakukan pekerjaannya dengan baik, namun guru juga tetap dapat berkarya,” pungkasnya. (Theresia Mega Wulansaputri, SPd, Guru SDK Gowongan, Yogyakarta)











