BERNASNEWS.COM —
Berawal dari ide atau gagasan pemuda desa setempat dalam menyikapi pandemi
Covid-19 guna menggerakan pemberdayaan ekonomi warga yang terdampak, maka pada
tanggal 26 Juli 2020 dibukalah wisata alam baru, di Dusun Sangen, Kelurahan
Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ladon Little Island nama obwis baru yang
lumayan dekat dengan lokasi Candi Borobudur.

“Obyek wisata ini relatif masih baru, sekitar dua setengah bulan. Kami beri nama Ladon Little Island, ladon sendiri dari kata ladu atau pasir. Apabila dilihat dari atas, maka tempat ini terlihat seperti sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh Sungai Progo dengan hiasan pasir di tepiannya semacam pantai,” ungkap Sardi salah seorang pengelola, di sela-sela tugas pengawasan, Minggu (4/10/2020).
Dikatakan, obyek wisata alam Ladon Little Island ini dipadukan dengan “Pasar Klathakan” sebagai
fasilitas pendukungnya. “Pasar Klathakan sebagai pemberdayaan warga setempat,
ada 12 lapak yang menjual aneka kuliner khas desa sini. Untuk belanja
pengunjung harus menukarkan koin terlebih dahulu, setiap koinnya senilai Rp
2.000 dan apabila koin masih tersisa dapat ditukarkan uang lagi,” terang Sardi.

Obyek wisata alam Ladon
Little Island dan Pasar Klathak ini, lanskap pemandangannya cukup indah,
berupa tepian dan alur Sungai Progo dengan latar belakang Bukit Menoreh.
Menjadi hits di media sosial karena
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pernah berkunjung dan ngevlog di tempat itu
dalam suasana musim kemarau, sehingga air sungai tampak bening dan pasirnya pun
terlihat bak pasir pantai.

Selain beberapa spot foto berhiasan rangkaian bambu matching dengan alam sekitar, pengunjung
juga dapat berfoto dengan naik kuda layaknya koboi atau meluncur rafting dengan perahu-perahu karet yang
disediakan oleh pengelola wisata. “Awalnya kami hanya bermodal semangat dan
pinjam uang dari desa untuk pembiayaannya, namun tidak sampai sebulan uang
tersebut bisa kami kembalikan. Pengelola juga bisa memberikan semacam uang jasa
kepada warga pemilik lahan di sini,” ujar Sardi.

Menurut Sardi yang juga pekerja di Candi Borobudur itu, mengelola wisata alam semacam Ladon Little Island ini kondisi alam atau cuaca sangatlah berpengaruh. “Bagian atas (hulu) hujan maka air Sungai Progo yang juga gabungan dengan Sungai Elo sampai sini menjadi keruh kecoklatan. Sebaliknya meskipun di sini hujan namun atas cuaca panas, air sungai tetap jernih. Dalam menyikapi banjir, pengelola selalu berkomunikasi dengan warga yang ada di atas dan kami juga telah lakukan antisipasi menyeluruh,” pungkas Sardi. (ted)











