BERNASNEWS.COM —
Banyak cara untuk memaknai peringatan HUT ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia,
seperti yang dilakukan oleh Komunitas Dolan Bareng (DolBar) 78 yang merupakan
alumni AMP YKPN angkatan 1978. Beberapa personal menyelenggarakan pertemuan
guna Merajut Kebersamaan, sekaligus praktek membuat tempe, Senin (17/8/2020),
di Perumahan Buana Asri, Yogyakarta.
Personal DolBar’78 yang Hadir dalam pertemuan tersebut, Weko dari Semarang, Alin dari Tangerang. Sedangkan, Iim, Didik dan Bambang D dari Yogyakarta. Dalam penjelasannya Bambang Darmadi, Dosen Senior ASMI Santa Maria dan juga anggota penasehat Bernasnews.com mengungkapkan. bahwa makanan tempe yang terbuat dari biji kedelai bagi masyarakat Indonesia bukanlah makanan yang asing.
“Sebab tempe telah berabad-abad lamanya menghiasi hidangan
makan keseharian sebagai lauk pauk dan camilan. Sehingga makanan tempe menjadi
menu sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam kelas status
sosial apapun,” ujar dosen yang humble
itu.
Menurut Bambang Darmadi, tempe memiliki nilai kandungan gizi yang cukup tinggi, protein dan vitamin B 12 yang begitu bermanfaat. “Untuk membuat tempe sangat mudah, ada kemauan dan perlu kesabaran. Kedelai yang telah melalui proses pemasakan kemudian ditaburi ragi atau inokulum (Jawa: usar),” pungkasnya.
Pertemuan yang dikemas sangat santai sambil membukus kedele itu, benar-benar dirasakan oleh personal DolBar’78 yang hadir. Dan merasakan pentingnya merajut kebersamaan dalam bersaudara dan bersahabat yang telah terjalin 42 tahun lamanya kiranya tetap perlu dirawat keberadaannya. (zbd/ ted)











