BERNASNEWS.COM —
Tidak dapat dipungkiri kesuksesan sebuah kota sangat tergantung dari
kemampuannya mengatasi problem lingkungan hidup, khususnya penyedia air bersih.
Terlebih lagi pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru kebutuhan air bersih sangat
diperlukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar guna memutus mata rantai
penyebaran virus Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti, dalam sambutan pada acara pelantikan Majiya, SE MM, selaku Direktur Utama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, masa jabatan 2020-2025, Kamis (30/7/2020), di Balai Kota Timoho, Yogyakarta. Acara pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Ketua dan Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtamarta, Jajaran Direksi PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, serta beberapa pejabat terkait.

Sebagaimana diketahui, bahwa Majiya sebelumnya telah menjabat sebagai pelaksana atau Plt. Direktur Utama PDAM Tirtamarta Yogyakarta, semenjak Dwi Agus Triwidodo, ST MM lepas purna tugas sebagai direktur utama, Rabu (20/5/2020). Menurut Haryadi, jabatan Direktur Utama layak diamanahkan kepada Majiya. Hal ini tidak terlepas pengalaman berkarier sejak sangat lama, berpengalaman pengelolaan teknis air minum dan sangat familiar memahami dinamika pekerjaan yang dihadapi.
“Untuk itu, saat ini yang menjadi tantangan adalah upaya
untuk terus mempertahankan semangat dan capaian kinerja serta prestasi-prestasi
yang telah Saudara raih, untuk memajukan perusahaan,”tegas orang nomor satu di
Pemerintah Kota Yogyakarta itu.

Sementara itu, Majiya selaku Direktur Utama PDAM Tirtamarta
Yogyakarta yang baru, di hadapan awak media mengungkapkan, bahwa PDAM
Tirtamarta Yogyakarta harus mempersiapkan pondasi untuk menyongsong tahun 2021,
dengan melakukan 4 revitalisasi sebagai pondasinya. “Pertama, penataan
lingkungan kerja dan salah satunya besok peresmian ruang pelayanan yang baru
oleh Walikota. Kedua, penataan arsip kantor bekerja sama dengan Perpustakaan
Kota Yogyakarta. Ketiga, asset yang dimiliki oleh PDAM Tirtamarta yang belum
termanfaatkan, dengan menggandeng BPKD. Keempat, pembenahan kelembagaan. Berharap
pondasi tersebut dapat berjalan mulai Januari 2021,” jelas Mujiya.

PDAM Tirtamarta Yogyakarta pada tahun 2021 mendatang, selain menargetkan ada tambahan sejumlah 2.000 pelanggan baru terkait revitalisasi pergantian pipa baru Wirobrjan – Sayidan yang akan disosialisasikan mulai Agustus 2020. Sementara secara zonasi akan menyediakan air yang siap konsumsi sesuai ketentuan Departemen Kesehatan.
“Untuk antisipasi kemarau berusaha untuk pengoptimalan sumur-sumur milik PDAM Tirtamarta Yogyakarta. Juga memberikan layanan droping air dengan tanki air bagi pelanggan yang terganggu pelayanan, tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku,” pungkas Majiya. (nun/ ted)











