BERNASNEWS.COM – Dalam rangka memeriahkan peringatan ulang tahun ke-59 Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Pakualam X, sebanyak 7 profesor menampilkan tarian Jawa ‘Beksan Pitutur Jati’. Tarian ini merupakan ciptaan dari Paku Alam IX.
Adapun ketujuh dosen tersebut adalah Prof Dr Y Sumandiyo Hadi dan Prof Dr Dr I Wayan Dana (ISI Yogyakarta), Prof Dr Djazuli (UNNES Semarang), Prof Dr Sri Rochana Widyastutieningrum dan Prof Dr Nanik Sri Prihatini (ISI Surakarta), serta Prof Dra Indah Susilowati dan Prof Dr Ir Erni Setyowati (UNDIP Semarang).
“Inti dari Beksan Pitutur Jati adalah pemberian nasehat kepada generasi muda untuk selalu berpegang teguh pada nilai-nilai luhur kebaikan, kesahajaan, tata krama dan kerendahan hati yang diajarkan leluhur. Supaya generasi muda tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan,” ujar KRT. Radyo Wisroyo, Humas Tingalan Wiyosan Dalem, dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (15/3/2020).
Lebih lanjut, tarian ini juga menggambarkan kerukunan, keselarasan, keseimbangan, keserasian, dan sikap saling menghormati. Hal ini direpresentasikan dengan adanya penari laki-laki dan perempuan menari beriringan satu sama lain.
Wayan, salah seorang penari, mengatakan bahwa Beksan Pitutur Jati ini juga dimaksudkan agar para pemimpin mau mendengarkan keluh kesah rakyatnya.
“Jangan maunya yang di atas saja, tapi mau mendengarkan pula keluh-kesah dan informasi masyarakat perkotaan maupun perdesaan,” ujar Wayan, yang merupakan pengajar di ISI Yogyakarta.











