News  

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Kemnaker Dibuka Sampai Kapan? Simak Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Ilustrasi Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2. (Pixabay.com)

bernasnews – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi kerja melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2.

Program ini dapat diikuti oleh masyarakat yang ingin menambah keterampilan sesuai kebutuhan industri sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan di berbagai sektor.

Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dibuka mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026. Dalam pelaksanaan tahap kedua ini, Kemnaker menyediakan 24 kejuruan yang dirancang berdasarkan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri sehingga materi pelatihan lebih relevan dengan perkembangan pasar kerja saat ini.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat kesiapan kerja masyarakat melalui pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik.

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 juga ditujukan untuk memperluas akses pelatihan agar dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia secara lebih merata.

Pelatihan Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Pada tahap kedua ini, peserta diberikan keleluasaan memilih bidang pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan pasar kerja. Berbagai kejuruan yang tersedia mencakup sektor-sektor yang selama ini memiliki kebutuhan tenaga kerja cukup tinggi.

Beberapa bidang pelatihan yang dapat dipilih antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Manufaktur, Elektronika, Las, Listrik, Otomotif, Refrigerasi, Konstruksi, Industri Kreatif, Teknologi Mode (Fashion Technology), Bisnis dan Manajemen, Tata Kecantikan, hingga Bahasa.

Tidak hanya itu, Kemnaker juga menyediakan pelatihan di bidang Pariwisata, Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Pertambangan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Pengolahan Agroindustri, Pelayanan Sosial dan Masyarakat, Teknologi Pelatihan, serta Produktivitas.

Keberagaman pilihan kejuruan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor sekaligus membuka peluang lebih luas bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan bidang yang diminati.

Didukung Fasilitas Lengkap dan Instruktur Kompeten

Yassierli menegaskan bahwa setiap program pelatihan yang diselenggarakan Kemnaker didukung oleh fasilitas pelatihan yang memadai. Selain itu, peserta akan mendapatkan pendampingan langsung dari instruktur yang memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga mutu proses pembelajaran sekaligus memastikan lulusan program memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar kebutuhan industri.

Melalui pendekatan berbasis praktik, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga kemampuan teknis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.

Cara Mendaftar Pelatihan Vokasi Kemnaker Tahap 2

Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dilakukan secara terpusat melalui platform Skillhub Kemnaker.

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini perlu menyiapkan akun SIAPkerja terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran. Setelah memiliki akun, calon peserta dapat mengakses platform Skillhub untuk memilih program pelatihan yang tersedia.

Berikut tahapan pendaftarannya:

  1. Kunjungi platform Skillhub Kemnaker melalui laman resmi.
  2. Pastikan telah memiliki akun SIAPkerja.
  3. Buat akun atau masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar.
  4. Pilih program pelatihan sesuai minat dan kejuruan yang tersedia.
  5. Ikuti tahapan asesmen yang telah ditentukan dalam sistem.
  6. Pantau status pendaftaran dan proses seleksi melalui akun Skillhub.

Melalui program ini, Kemnaker berharap semakin banyak pencari kerja maupun masyarakat umum yang dapat meningkatkan kompetensi dan daya saingnya di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

Karena masa pendaftaran hanya berlangsung hingga 9 Juni 2026, masyarakat yang berminat disarankan segera melengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir. (anp)