News  

Angin Kencang Terjang Sleman Jumat Siang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem angin kencang menutup akses jalan di Sleman. (Ist)

bernasnews – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman pada Jumat, 3 April 2026 siang.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sleman, cuaca ekstrem tersebut menyebabkan rentetan kejadian pohon tumbang yang mengenai rumah warga, fasilitas penginapan, hingga kendaraan bermotor.

​Peringatan dini cuaca ekstrem sebelumnya telah dirilis pada pukul 12.25 WIB, yang memprediksi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Sleman.

Dampak kerusakan mulai dilaporkan terjadi signifikan sekitar pukul 14.00 WIB.

​Dampak Kerusakan di Kapanewon Depok

​Kapanewon Depok menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.

Di Jalan Ring Road Utara, Condongcatur, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa satu unit mobil yang sedang melintas.

Sementara itu, di kawasan Gejayan, pohon tumbang dilaporkan mengenai kios rumah makan dan merusak jaringan listrik di sekitarnya.

​Insiden serupa terjadi di Jalan Affandi, di mana pohon tumbang menimpa bangunan hotel. Di lokasi lain di kawasan Kaliwaru, pohon di area parkir sebuah hotel juga roboh.

Selain pohon tumbang, terjangan angin menyebabkan kerusakan atap rumah warga dan memutus aliran listrik di beberapa titik.

Petugas juga melakukan penanganan terhadap pohon miring yang mengancam keselamatan pengguna jalan di wilayah Soropadan.

​Laporan Kerusakan di Kapanewon Cangkringan

​Kerusakan akibat angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kapanewon Cangkringan.

Di Wukirsari, sebuah pohon kelapa tumbang menimpa rumah warga, sementara di Pentingsari, sebuah pohon mengenai bagian dapur rumah tinggal.

​Selain menimpa bangunan, pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan warga di beberapa titik.

Di wilayah Tegalsari, terjangan angin menyebabkan kerusakan pada atap seng rumah warga serta sebuah bengkel motor.

​Penanganan Darurat dan Kondisi Korban

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, menyatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan evakuasi darurat.

​”Kami langsung melakukan koordinasi lintas sektor dan mengerahkan personel untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujar Haris dalam keterangannya.

​Hingga laporan pemutakhiran data pada pukul 17.50 WIB, BPBD Sleman memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini.

Saat ini, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Penanganan dilakukan secara kolaboratif melibatkan TRC BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat untuk membersihkan material pohon dan memperbaiki kerusakan sarana publik.

​Pemerintah Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan selalu memantau informasi resmi dari instansi terkait guna melakukan langkah antisipasi dini. (Eln)