Pengda Wushu DIY Mengadakan Penataran Wasit dan Juri Wushu, Diikuti 22 Peserta dari Kota/ Kabupaten di DIY

Peserta, Narasumber dan Pengurus Daerah Wushu DIY foto bersama. (Foto: Kiriman Humas Wushu DIY)

bernasnews — Pengurus Daerah (Pengda) Wushu DIY mengadakan penataran bagi juri dan wasit Wushu di DIY. Program ini merupakan salah satu agenda yang dilaksanakan oleh Pengda Wushu DIY, yang berlangsung di Gedung KONI DIY, Jalan Kenari Yogyakarta, Tanggal 6-8 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta, terdiri dari 7 peserta Juri Wushu Taolu serta 15 peserta Juri dan Wasit Wushu Sanda yang berasal dari pengkab/ kota se-DIY. Acara dibuka oleh Kabid Binpres KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu, SE.

Ketua Panitia Penyelenggara, Hero Hariadi mengemukakan, bahwa Tujuan penataran ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme wasit dan juri di DIY agar dapat melaksanakan tugasnya secara obyektif dan adil sesuai peraturan yang ada.

“Sebagai nara sumber adalah  Djoko Prakoso dari Wushu Sanda dan Vania Rosalin Irmanto dari Wushu Taolu. Keduanya merupakan Wasit Juri Nasional dan Internasional, yang ditugaskan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia,” kata Hero, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).

Sementara itu, dalam sambutannya Wesley Heince Parera Tauntu menyampaikan apresiasi dan menyambut positif terselenggaranya acara penataran ini. Menurutnya, Wushu adalah cabang olahraga yang konsisten melakukan program pendukung di Pengda maupun KONI selama ini.

“Atlet-atlet Wushu juga banyak yang menyumbangkan prestasi di tingkat lokal, nasional, maupun Internasional,” ungkap Wesley.

“Diharapkan kedepannya prestasi ini akan semakin meningkat dan penyelenggaraan penataran ini akan dapat memberi manfaat bagi perkembangan dan kemajuan juri wasit di DIY,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ellyn Subiyanti selaku Ketua Umum PDWI DIY. Ia mengungkapkan, bahwa melalui penataran ini diharapkan para peserta akan selalu mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu sehingga ada perubahan yang signifikan untuk menjadi lebih baik.

“Diharapkan setelah ini (penataran), juga ada juri dan wasit daerah yang dapat ikut dalam penataran tingkat nasional,” ujar Ellyn Subiyanti, memberikan motivasi pada peserta. (*/ ted)