bernasnews – Menyoal kearifan lokal soal kuliner di Jogja tak akan ada habisnya, selain Nasi Kucing yang telah melekat dan menjadi ikon kulinernya kota pelajar sebenarnya masih ada Nasi Berkat, kuliner jadul yang keberadaannya juga semakin populer.
Sebenarnya antara Nasi Kucing dengan Nasi Berkat tidak jauh beda, sama-sama nasi bungkus yang lengkap dengan lauk pauknya. Perbedaannya Nasi Berkat lebih besar bungkusannya dan sangat khas dibungkus dengan Daun Jati (.) yang sarat makna.
Sejarah Nasi Berkat di Jogja, terkait dengan tradisi dan budaya masyarakat Jawa. Nasi Berkat dipercaya berasal dari tradisi masyarakat Jawa yang ingin berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan orang lain.
Juga terkait dengan ajaran agama Islam, yaitu tentang pentingnya berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan orang lain. Nasi Berkat dianggap sebagai cara untuk meningkatkan keberkahan dan kesyukuran.
Dalam perkembangannya, Nasi Berkat menjadi tradisi yang populer yang digunakan sebagai hidangan untuk berbagai acara, termasuk acara keluarga, hajatan, dan syukuran. Kekinian menjadi salah satu komiditi yang memperkaya khasanah dunia kuliner di Jogja.
Selain itu, Nasi Berkat juga memiliki makna yang dalam, yaitu sebagai simbol kebersamaan, kesyukuran, dan keberkahan. Nasi Berkat juga dianggap sebagai cara untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kebahagiaan bersama.
Kenapa Nasi Berkat Dibungkus dengan Daun Jati
Nasi Berkat yang dibungkus dengan Daun Jati memiliki makna yang dalam dalam tradisi Jawa. Daun jati dipilih sebagai pembungkus Nasi Berkat karena memiliki beberapa makna simbolis:
- Kesederhanaan: Daun Jati adalah bahan alami yang sederhana dan mudah ditemukan, sehingga melambangkan kesederhanaan dan kerendahan hati.
- Kekuatan: Daun jati dikenal memiliki kekuatan dan ketahanan, sehingga melambangkan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tantangan hidup.
- Kebersihan: Daun Jati memiliki sifat antibakteri dan antiseptik, sehingga melambangkan kebersihan dan kesucian.
- Rahasia: Daun Jati dapat menutupi isi Nasi Berkat, sehingga melambangkan rahasia dan kesederhanaan dalam berbagi rezeki.
- Keberkahan: Daun Jati dipercaya memiliki keberkahan dan kekuatan spiritual, sehingga melambangkan keberkahan dan kesyukuran.
Dengan demikian, Nasi Berkat yang dibungkus dengan Daun Jati melambangkan kesederhanaan, kekuatan, kebersihan, rahasia, dan keberkahan. Nasi Berkat juga dijual di pasar-pasar tradisional di Jogja, salah satunya di Pasar Kluwih, Kampung Suryoputran, kawasan Njeron Beteng Kraton Yogyakarta. Juga tersedia di lapak-lapak, salah satunya di pojok perempatan Patangpuluhan. (ted)












