News  

Presiden Prabowo Subianto Melantik Dewan Komisioner LPS Periode 2025 – 2030

Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS Periode 2025 - 2030. (Foto Humas LPS)

bernasnews – Presiden RI Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah Anggota Dewan Komisioner LPS periode 2025 – 2030 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025) setelah dipilih dan ditetapkan dalam Sidang Paripurna DPR pada 22/9/2025.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 111/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan, yang terdiri dari: Anggito Abimanyu, sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS; Farid Azhar Nasution, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS; Doddy Zulverdi, Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank; Ferdinan D Purba, Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan Polis; Aida S Budiman, Anggota Dewan Komisioner LPS ex-officio Bank Indonesia; dan Suminto, Anggota Dewan Komisioner LPS ex-officio Kementerian Keuangan.

Dengan pengangkatan ADK ini maka Dewan Komisioner LPS saat ini berjumlah tujuh anggota dimana satu lagi, yaitu Dian Ediana Rae masih menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner LPS ex-officio Otoritas Jasa Keuangan.

Pengangkatan ADK ini untuk menggantikan pejabat yang sudah selesai masa tugasnya, yaitu Didik Madiyono, Anggota Dewan Komisioner Bidang Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank, dan Luky Alfirman, Anggota Dewan Komisioner ex-officio Kementerian Keuangan. Didik Madiyono juga merangkap sebagai Plt Ketua Dewan Komisioner LPS sejak pengunduran diri Purbaya Yudhi Sadewa dari Ketua Dewan Komisioner LPS yang dlantik Presiden RI menjadi Menteri Keuangan pada tanggal 8 September 2025.

Selepas pelantikan, pada hari yang sama juga dilakukan serah terima jabatan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Komisioner LPS yang baru saja dilantik di Kantor LPS, Jakarta (8/10) yang dihadiri oleh Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK, Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Ketua Komisi XI DPR Mukhammad Misbakhun, Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing, Deputi Senior Gubernur BI Destry Damayanti dan lainnya.

PERKEMBANGAN IMK SEPTEMBER 2025
Humas LPS menjelaskan pula, Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada bulan September 2025 berada di level 77,3, sedikit menurun sebesar 1,6 poin dari posisi bulan sebelumnya. Hal ini sejalan dengan pelemahan Indeks Intensitas Menabung (IIM) pada periode yang sama, yakni sebesar 3,6 poin ke level 67,1. Sementara itu, komponen Indeks Waktu Menabung (IWM) tercatat sedikit meningkat, yakni sebesar 0,4 poin ke level 87,4.

Adapun terkait dengan komponen IIM, porsi responden yang menilai bahwa jumlah yang ditabung lebih kecil dari yang direncanakan mengalami peningkatan dari 47,5% pada Agustus 2025 menjadi 54,4% pada September 2025. Akan tetapi, di periode yang sama, porsi responden yang menyatakan tidak pernah menabung turun dari 32,0% menjadi 30,3%.

Mengenai komponen IWM, persentase responden yang menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menabung tercatat meningkat menjadi 26,1% pada September 2025 dari 24,5% pada Agustus 2025. Di samping itu, persentase responden yang menyatakan bahwa tiga bulan mendatang merupakan waktu yang tepat untuk menabung tercatat meningkat, yaitu menjadi 35,8% dari 31,6% pada periode yang sama.

“Perkembangan ini mencerminkan intensitas menabung konsumen yang melandai seiring dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada tahun akademik baru. Meski demikian, niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” kata Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Kemudian mengenai Hasil Survei Konsumen dan Perekonomian (SKP) LPS pada bulan September 2025, masih menunjukkan sikap optimis konsumen dalam memandang prospek ekonomi, lapangan kerja, dan pendapatannya di masa mendatang. Ini tecermin dari Indeks Ekspektasi (IE) yang masih berada di atas 100, atau berada di level 109,0 pada bulan itu, meski menurun 2,0 poin dari posisi Agustus 2025.

Pada periode yang sama, Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) menurun 5,4 poin ke level 65,8, mencerminkan pelemahan persepsi konsumen dalam menilai kondisi ekonomi lokal dan lapangan kerja saat ini. Dengan perkembangan ini, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) LPS mencapai level 90,5 pada September 2025 atau 3,5 poin lebih rendah dibanding pada bulan sebelumnya. (*/mar)