bernasnews – Paguyuban Kembang Adas Yogyakarta memperingati 9 tahun usianya dengan mementaskan pembacaan drama bertajuk “Ratu Kelangan Wahytu” di ruang seminar Taman Budaya Yogyakarta, Selasa (30/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Pimpinan Paguyuban Kembang Adas Yogyakarta Cicit Kaswami Rahayu mengemukakan, Ambal Warsa merupakan perayaan hari jadi Paguyuban Kembang adas yang ke 9 dengan mementaskan “Ratu Kelangan Wahyu”.
“Perayaan ini tidak hanya dihadiri oleh komunitas Paguyuban Kembang Adas saja, tetapi juga bisa dihadiri oleh masyarakat umum dengan tujuan untuk melestarikan sastra dan budaya Jawa,” kata Cicit yang terus bersemangat dalam karya Sastra Jawa.
Di dalam acara ini hadirin menikmati penampilan nyanyian (tembang) Jawa, tarian Puspa Ndayu dari Komunitas Seni Sajiwa, dan pembacaan puisi Jawa (geguritan) yang ditampilkan oleh Paguyuban Kembang Adas. Puncak acara ini disajikan pembacaan drama (waosan) dengan judul “Ratu Kelangan Wahyu” yang disutradarai oleh Patah Ansor.
Diperoleh keterangan, secara terpisah sebelumnya Paguyuban Kembang Adas Yogyakarta mengadakan dahar bubur Suran ing Purnamasidhi dan donga sesarengan untuk Nusa Bangsa Indonesia di kediaman Ami Simatupang, Sutodirjan Yogyakarta, Kamis (10/7). Acara ini sekaligus untuk mengenang penyair almarhum Linus Suryadi AG. (mar/Syifa Alisyia Artha Sulistyo dan Molis, Mahasiswa Magang Wartawan dari Prodi Ilmu Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta)












