News  

GMS Bantul Diresmikan Menjadi Gereja Lokal

Peresmian GMS Bantul oleh perwakilan Bupati Bantul, Kemenag DIY, Gembala Regional GMS, Gembala Lokal GMS Yogyakarta, dan Host Pastor GMS Bantul Sudaryanto. (Foto : GMS Bantul).

bernasnews – Sekitar 370-an jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul mengikuti Ibadah Peresmian GMS Bantul menjadi Gereja Lokal di Ruang Parangtritis Ros In Hotel, Sewon, Bantul, DIY, Rabu (10/9/2025) malam. Ibadah Opening GMS Bantul ini disertai dengan pengangkatan Sudaryanto dan Yuli Setyowati sebagai Host Pastor GMS Bantul.

GMS Bantul diresmikan oleh Sekretaris Umum Sinode GMS Pdt. Samuel Handoko yang didampingi oleh Gembala Regional GMS Jateng-DIY Pdt. Bernard Samuel dan Pdt. Anita Veronica. Acara ini dihadiri oleh seluruh Gembala Lokal GMS se-Jateng dan DIY.

Ibadah peresmian juga dihadiri oleh perwakilan Bupati Bantul, Kemenag Provinsi DIY, Kemenag Kabupaten Bantul, Ketua MUKI, Ketua Paguyubuhan Garda Depan Hamba-Hamba Tuhan Bantul (PGHTB), Gembala Sidang dari beberapa gereja sekitar, dan General Manager Hotel Ros-In.

Dalam khotbahnya, Pdt. Samuel Handoko menyatakan bahwa GMS Bantul ini ibarat biji sesawi yang akan bertumbuh secara agresif, melakukan kehendak Allah, dan menjadi naungan bagi jiwa-jiwa yang membutuhkan Tuhan dalam hidupnya.

Khobah oleh Sekretaris Umum Sinode GMS Pdt. Samuel Handoko di Ibadah Peresmian GMS Bantul. (Foto : GMS Bantul).

Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya Bupati Bantul yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan Yulius Suharta, S.Sos., M.Si. mengatakan, Kabupaten Bantul menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan gotong royong. Oleh sebab itu, peresmian GMS Bantul menjadi titik awal semakin memperkokoh peran GMS Bantul dalam memberikan pelayanan rohani sekaligus menghadirkan karya nyata bagi masyarakat Bantul.

“Saya juga berharap GMS Bantul dapat mengambil peran aktif, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, penguatan. keluarga, wadah untuk mengembangkan kepedulian sosial, dan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program-program pembangunan di Kabupaten Bantul,” kata dia.

GEREJA LOKAL KE 114
Diperoleh keterangan, GMS Bantul adalah gereja lokal ke-114 di Sinode GMS, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.

“GMS Bantul adalah gereja kedua GMS di wilayah DIY. Yang pertama adalah GMS Yogyakarta yang berlokasi di Pakuwon Mall,” kata salah satu volunteer GMS Bantul, Adi Surya di sela acara.

Penahbisan Sudaryanto sebagai Host Pastor GMS Bantul. (Foto : GMS Bantul).

Adi menyebutkan bahwa berdirinya GMS Bantul melihat kerinduan beribadah jemaat GMS di wilayah DIY bagian selatan. “Ada sekitar 200 lebih jemaat GMS Bantul yang selama ini. beribadah di GMS Yogyakarta yang merindukan adanya GMS di wilayah Bantul. Dalam membangun kepedulian kepada masyarakat, melalui GMS Peduli, GMS Bantul juga mengadakan pengobatan gratis dan edukasi stunting di wilayah Panggungharjo, Sewon, Bantul pada 17 April 2025,” kata dia.

Dengan keberadaan GMS Bantul, saat ini jemaat dapat beribadah di Ruang Parangtritis Ros-In Hotel setiap hari Minggu pukul 09.00 WIB yang disertai dengan Ibadah Anak atau Eaglekidz. GMS Bantul terbuka bagi masyarakat Kristiani yang belum tertanam di Gereja Lokal manapun untuk dapat beribadah bersama-sama. (mar/ADV)