Atlet Yogya Perkasa, Perolehan Medali Emas Sementara Kuasai Porda XVII DIY

Perolehan Medali Emas Sementara Kota Yogyakarta/Foto: Freepik

bernasnews– Keyakinan penuh dilontarkan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat melepas kontingen Kota Yogyakarta menuju ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 di Gunungkidul.

Ia menegaskan, Kota Gudeg tak sekadar ikut berpartisipasi, melainkan berangkat dengan tekad kuat merebut gelar juara umum.

Hingga Selasa, 9 September 2025, para atlet Kota Yogyakarta sudah mengoleksi 31 medali emas, capaian yang langsung mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara.

Optimisme Hasto

“Saya sangat optimis atlet-atlet kita bisa mempertahankan performa terbaiknya hingga akhir pertandingan. Saat ini kita berada di posisi pertama dengan 31 medali emas, dan saya yakin capaian ini akan terus bertambah. Dengan semangat juang dan kekompakan, InsyaAllah Kota Yogyakarta bisa pulang sebagai juara umum PORDA 2025,” ujar Hasto, melansir dari kabarjawa.com.

Menurutnya, deretan emas yang sudah diamankan menjadi bukti kerja keras para atlet yang ditempa latihan panjang dan konsistensi. Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari sportivitas dan mental juara.

“Para atlet harus menjaga nama baik Kota Yogyakarta. Kemenangan sejati hadir ketika prestasi berjalan beriringan dengan sportivitas,” tegasnya.

Hasto pun menyerukan agar seluruh masyarakat Yogyakarta mendukung perjuangan para atlet.

“Mari kita bersama-sama mendoakan agar kontingen Kota Yogyakarta bisa membawa pulang predikat juara umum,” tambahnya.

Kisah Perjuangan Atlet Yogya

Di balik torehan angka medali, tersimpan kisah inspiratif para atlet muda Yogya. Salah satunya Nafisa Anindya Kusumo, atlet taekwondo yang meraih emas di kategori Kyorugi Senior Putri.

“Saya setiap hari berlatih rutin, pagi, siang, sampai sore. Latihan bukan hanya soal fisik, tapi juga mental agar lebih siap saat bertanding dan tidak grogi di lapangan. Dukungan pelatih, teman-teman, dan doa keluarga juga sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.

Kisah serupa datang dari Rabela Bilqis Yuliani Nurmada, atlet balap sepeda Kota Yogyakarta yang juga menyumbangkan emas. Rabela mengaku perjuangannya ditempa cuaca yang tidak selalu bersahabat, namun konsistensi latihan akhirnya membuahkan hasil.

“Setiap hari saya berlatih, pagi maupun sore, untuk menjaga stamina dan meningkatkan kecepatan. Latihan balap sepeda itu bukan hanya soal mengayuh pedal, tapi juga strategi, daya tahan, dan fokus. Saya senang bisa memberikan emas untuk Kota Yogyakarta. Ini bukan akhir, tapi awal perjuangan lebih besar,” ucap Rabela.

Hasto menilai kisah Nafisa, Rabela, dan seluruh atlet lainnya menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di Kota Yogyakarta berjalan baik. Kombinasi latihan keras, pembentukan mental juara, serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat menjadikan kontingen Yogya tampil perkasa.

“Capaian ini adalah pijakan menuju kejayaan olahraga yang lebih tinggi,” pungkas Hasto.

Dengan capaian 31 medali emas hingga Selasa sore, Kota Yogyakarta kini menjadi kandidat terkuat untuk menyabet predikat juara umum Porda XVII DIY 2025.***(Eln)