News  

One Village One Sister Corporate, Pemkot Yogyakarta Gandeng Hotel Tentrem Luncurkan Pupuk Cair Kemasan

bernasnews – Pemerintah Kota Yogyakarta terus menyalakan semangat baru dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mengembangkan kampung tematik.

Melalui program One Village One Sister Corporate, Pemkot Yogyakarta resmi menggandeng Hotel Tentrem untuk meluncurkan produk inovatif berupa Pupuk Organik Cair (POC) berlabel Tentrem Tumbuh.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, hadir langsung dalam peluncuran tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan dunia usaha dalam mengubah sampah menjadi berkah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Hotel Tentrem yang sudah berani mengambil langkah nyata. Korporasi ini tidak hanya mengelola sampah organik secara mandiri, tetapi juga memproduksi pupuk cair berkualitas. Kami berharap langkah ini bisa menular ke kampung sekitar, khususnya Cokro dan Jetisharjo, agar masyarakat bisa mengolah sampah dapur rumah tangga secara mandiri,” ujar Hasto dengan penuh semangat.

Pupuk Cair Jadi Solusi dan Harapan Baru

Hasto menekankan bahwa pupuk organik cair hasil olahan Hotel Tentrem tidak hanya berhenti sebagai produk. Ia memastikan pupuk tersebut juga akan didistribusikan kepada warga dan kelompok tani di wilayah Kemantren Jetis.

“Produk ini bisa menjadi pintu masuk pemberdayaan warga. Kami ingin warga tidak hanya mengolah sampah organik sisa dapur, tetapi juga mendapatkan nilai ekonomi dari hasilnya. Hotel Tentrem bisa mendampingi proses kick off sehingga pupuk bisa disalurkan ke peternak ataupun kelompok tani. Dari situ, sampah selesai, ekonomi warga tumbuh,” jelasnya.

Lebih jauh, Hasto membuka peluang besar. Ia menilai kehadiran korporasi dalam program One Village One Sister Corporate mampu mengubah wajah kampung.

Selain menangani sampah, perusahaan dapat mengembangkan potensi lokal dan menciptakan kampung tematik yang menarik wisatawan.

“Hotel Tentrem bisa menyusun paket wisata yang melibatkan kampung sekitar. Wisatawan asing bisa datang, belajar membuat pupuk, mengeksplorasi potensi lokal, bahkan ikut dalam program bule mengajar anak-anak dan lansia. Hal ini tidak hanya menambah daya tarik, tetapi juga memperpanjang masa tinggal wisatawan di Yogyakarta,” imbuh Hasto.

Menurut Hasto, Program One Village One Sister Corporate terus menguatkan gagasan bahwa penanganan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemkot Yogyakarta menghadirkan perusahaan sebagai mitra yang mampu memberi dampak langsung bagi kampung.

Dalam kasus Hotel Tentrem, sampah dapur yang awalnya hanya menjadi masalah kini menjelma menjadi pupuk cair bernilai ekonomi. Warga tidak hanya menerima hasilnya, tetapi juga terlibat aktif melalui pelatihan dan pendampingan.

Hotel Tentrem Bawa Energi Baru: Dari Dapur Turun ke Tanah

Corporate General Manager Hotel Tentrem Group, Christoporus Yulianto, menegaskan bahwa peluncuran POC Tentrem Tumbuh merupakan wujud komitmen berkelanjutan. Menurutnya, Hotel Tentrem ingin membuktikan bahwa sampah dapur bisa berubah menjadi energi kehidupan.

“Dengan tema Tentrem Tumbuh, Dari Dapur Turun ke Tanah, Dari Sisa Tumbuh Berkah, kami memproses sampah organik menjadi pupuk cair yang teruji. Kami bekerja sama dengan Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta untuk menjamin mutu produk. Peluncuran ini juga kami tandai dengan pembagian 1.100 liter pupuk organik cair kepada kelompok tani di DIY, khususnya di Kemantren Jetis,” ungkapnya.

Christoporus menambahkan, inisiatif ini tidak hanya untuk hotel atau pemerintah. Pihaknya ingin melibatkan masyarakat luas agar sadar bahwa pengelolaan sampah bisa menciptakan lingkaran keberlanjutan.