News  

Membangun Generasi Muda Berkarakter, Jatayu Dilantik

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ketika melantik kader Jatayu di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta, Minggu (24/8/2025). foto: Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews

bernasnews – Sinergi antara instansi pemerintahan, dunia pendidikan, dan instansi keamanan dalam membangun generasi berkarakter mewujud dalam program Jatayu atau Praja Kota Yunior. Program ini merupakan kerja bareng antara Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Yogyakarta melalui program Satpol PP Berkah atau Bergerak Bersama Sekolah, sekolah-sekolah Muhammadiyah, dan TNI Angkatan Udara.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ketika melantik kader Jatayu di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta, Minggu (24/8/2025) mengemukakan, masa depan kita tergantung kepada generasi muda yang berkarakter. Dua puluh tahun mendatang, saat Indonesia Emas, semoga merekalah yang akan memimpin Bangsa dan Negara ini.

“Kader Jatayu Muhammadiyah bukan sekadar komunitas pelajar SD, SMP dan SMA, namun juga duta ketertiban yang akan membawa kebaikan di sekolah maupun masyarakat. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi terciptanya Yogyakarta yang aman, tertib, dan berbudaya,” kata dia.

Pelantikan kader Jatayu Muhammadiyah ditandai derngan penyematan pin, pemberian topi, dan penyerahan bibit pohon pisang kepada perwakilan kader. Sebelumnya, sebanyak 90 kader itu melakukan atraksi menawan dan pengucapan ikrar untuk menjadi pelopor ketertiban.

Ikrar itu adalah Tertib Damija (menjaga akses sekolah tetap lancar), Tertib Bangunan (stop vandalisme), Tertib Usaha (wajib jajan di kantin sehat sekolah), Tertib Lingkungan (menaruh dan memilah sampah pada tempatnya), dan Tertib Sosial (stop membuli sesama teman).

Selain Wali Kota, memberikan sambutan pula pada kesempatan ini Kepala Biro Kesra Pemda DIY Faisol Muslim mewakili Gubernur DIY, Kepala Satpol PP Pemerintah Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat, dan Ketua BKS Kompleks Perguruan Muhamamdiyah Purwodiningratan Gintoro.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, para pejabat dan pimpinan Muhamadiyah Purwodiningratan foto bersama derngan kader Jatayu di kompleks sekolah setempat, Minggu 24/8/2025. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews)

Pejabat Pemerintah Kota, keluarga besar Muhamadiyah Yogyakarta dan undangan menyaksikan tampilan Kalam Illahi oleh Haidar FW (SD Muhammadiah Purwodiningratan) dan serangkaian hiburan dari para siswa Perguruan Muhamadiyah Purwodiningtan. Yakni Tari Jaranan TK ABA Purwodiningratan dengan enam penari, solo vokal Channel Althafana (SD Muhammadiyah Purwodiningratan), Kwartet Vokal Muhi Junior (SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta), solo vokal Andini Quansha Paru (SD Muihamamdiyah Purwodimgratan), dan solo vokal Yumma Qotrun Nada (SMP Muhammadiyah Purwodiningratan).

Kepala Satpol PP Pemkot Yogyakarta Octo Noor Arafat mengemukakan, pengukuhan Jatayu Muhammadiyah Purwodiningratan dimaksudkan uintuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketertiban, dan cinta tanah air sejak dini. Selain itu untuk memperkuat sinergi antara Pemkot Yogyakarta khususnya Satpol PP Pemkot Yogyakarta, Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan dan TNI Angkatan Udara dalam pembinaan generasi muda.

Ketua BKS Kompleks Perguruan Muhammadiyah Purwodningratan Gintoro mengatakan, Jatayu bukan hanya sekadar program pembinaan melainkan gerakan sosial baru yang menumbuhkan kepedulian, keberanian dan solidaritas di kalangan pelajar. (mar)