News  

KOSETA DIY : Semangat Gotong Royong Lewat Pasar Merdeka 2025

Ketua KOSETA DIY Sigit Sugito, didampingi Pengurus KOSETA DIY dan HIPPI DIY, menyerahkan buku 100 Tahun Saptohoedojo kepada Anggota DPD RI DIY Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM di Gedung DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Senin 21/7/2025. (Foto : Ajeng Putri Anggraini C.P.)

bernasnews – Koperasi Seniman Budayawan Yogyakarta (KOSETA) terus menyalakan semangat gotong royong dan keberdayaan pelaku budaya melalui rencana penyelenggaraan Pasar Merdeka 2025 yang akan digelar di Embung Giwangan, Yogyakarta, 28–31 Agustus 2025.

Kegiatan ini dibahas dalam forum dialog terbuka yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Senin (21/7) sore dengan dihadiri oleh para pengurus KOSETA, HIPPI, jurnalis, sastrawan, serta pelaku budaya dan kreatif dari berbagai komunitas. Hadir dan memberikan dukungan langsung adalah tuan rumah, Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M., anggota DPD RI DIY.

Dalam sambutannya, Syauqi menyampaikan bahwa koperasi seperti KOSETA memiliki peran penting dalam mengintegrasikan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Dia berharap, Pasar Merdeka dapat menjadi ruang ekspresi pelaku budaya sekaligus penguat ekonomi lokal berbasis kebudayaan.

Ketua KOSETA DIY Sigit Sugito menjelaskan bahwa koperasi ini bukan hanya badan usaha, melainkan gerakan sosial yang telah dirintis sejak 1998. “Dulu koperasi seniman hanya kumpul-kumpul membangun gagasan. Kini kita wujudkan dengan legalitas resmi dari Kemenkop dan Kemenkumham,” ujarnya.

KOSETA DIY kini membuka keanggotaan bagi semua aktor kebudayaan, dari seniman hingga jurnalis dan tokoh kuliner. “Selama memiliki dedikasi pada pemajuan budaya, mereka bisa bergabung. Kita tidak membatasi,” tegasnya.

HIPPI DIY SIAP ISI STAND UMKM

Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DIY Arya Aryanto yang sekaligus Pengawas KOSETA DIY menyampaikan bahwa HIPPI DIY siap berkolaborasi untuk mengisi stand UMKM dalam acara Pasar Merdeka.

“Kami sudah hadir di satu kota dan empat kabupaten. Kami ingin bersinergi dengan KOSETA DIY untuk menggerakkan pelaku usaha berbasis budaya,” kata Arya.

Seorang lurah di Gunung Kidul Sigit Purnomo menyuarakan keprihatinannya terhadap persepsi Dana Keistimewaan (Danais) yang kini dimaknai hanya sebatas dana. “Ini membuat nilai budaya menyusut. Danais seharusnya bisa menghidupkan tradisi dan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal, bukan sekadar mengejar komoditas pasar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas peran koperasi ke wilayah seperti Gunung Kidul untuk membina pemuda dan lansia lewat pendekatan budaya dan ekonomi.

Salah satu pengurus KOSETA DIY Anastasia Purwoputranto mengkritisi budaya persaingan tidak sehat yang mulai tumbuh sejak usia dini. Ia menyarankan agar permainan tradisional seperti gobak sodor dihidupkan kembali sebagai bagian dari kegiatan Pasar Merdeka.

Jurnalis dan pegiat literasi Y.B. Margantoro menyampaikan keprihatinan atas rendahnya minat baca dan tulis. “Kalau bangsa ini tidak terbiasa membaca dan menulis, bagaimana dapat berkembang? Bahkan ada pimpinan di sebuah satuan pendidikan yang menolak diajak menulis bersama dalam sebuah even Gerakan Indonesia Membaca,” ungkapnya.

Sastrawan dan pegiat literasi Evi Idawati mendorong agar anak-anak muda diberi ruang untuk menulis dan menampilkan karya mereka. “Kita ajak mereka menulis tentang tokoh-tokoh seperti Cut Nyak Dien. Mereka harus punya idola yang membentuk karakter, bukan sekadar mengikuti konten viral,” ucapnya.

Panitia Pasar Merdeka Ardian Tresna menyebut bahwa kegiatan ini akan menampilkan pameran seni rupa, lomba puisi, seminar, dan pasar literasi. Target pengunjung mencapai 3.000 orang. Ia berharap acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk DPD RI dan pemerintah daerah.

“Kami ingin (kegiatan) ini menjadi agenda tahunan. Kami butuh dukungan untuk penggunaan Graha Budaya di Embung Giwangan dan dukungan moral dari para pemangku kebijakan,” kata dia. (mar/Ajeng Putri Anggraini C. P., Mahasiswi STMM MMTC Yogyakarta)