Kejurnas Wushu 2025 di Surabaya, Atlet DIY Berhasil Melampaui Target

Tim Wushu Taolu DIY dalam Kejurnas 2025 di Surabaya. (Foto: Istimewa)

bernasnews – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2025 telah berlangsung diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 29 Juni hingga 6 Juli 2025. Dalam gelaran ini Pengda Wushu DIY mengirimkan tim sejumlah 19 orang. Terdiri dari 2 orang atlet senior, 14 atlet junior, 2 pelatih dan 1 official.

“Dalam Kejurnas Wushu 2025 ini, Pengda Wushu DIY hanya menargetkan satu medali emas. Pasalnya berdasar pengamatan secara logis salah satu atlet Taiji Senior DIY merupakan atlet yang mempunyai tingkatan yang dapat diperhitungkan,” terang Eunike Martanti, Humas Pengda Wushu DIY dalam rilisnya, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Nike sapaan akrab Eunike Martanti, ternyata hasil yang dicapai oleh Tim Wushu DIY dalam Kejurnas 2025 dapat melampaui target yang diinginkan. Dengan perolehan, sebagai berikut, Atlet senior 2 Emas dan 1 Perak oleh Juan Hendy Irmanto, Kategori Taiji Quan (Emas), Kategori Taiji Jian (Emas), dan Zefanya Adelia Sidharta untuk Kategori Taiji Jian (Perak).

“Adapun Atlet junior 2 Perunggu oleh Hadiya Karima Saraswati, Kategori Taiji Shan dan Jerrel Stevent Fang, Kategori Qiang Shu. Untuk rangking nasional, atlet Senior rangking 3 dari 11 daerah dan atlet Junior, rangking 10 dari 15 daerah,” imbuh Nike.

Zefanya Adelia Sidharta untuk Kategori Taiji Jian (Kiri) dari DIY saat menerima bersama atlet lainnya. (Foto: Istimewa)

Pengda DIY mengapresiasi atas hasil yang diperoleh atlet Wushu Taolu DIY dalam Kejurnas 2025 di Surabaya. Meskipun berangkat dengan tim yang kecil tetapi telah memberikan hasil maksimal. “Bangga juga karena atlet-atlet DIY tetap berlatih, dan bertahan di tengah permasalahan yang timbul di dunia olahraga dan kerasnya persaingan atlet dari daerah lain,” ujar Nike.

Sementara itu, Subekti Saputro selaku Waketum 1 Pengda Wushu DIY mengungkapkan rasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah DIY melalui KONI Propinsi DIY selalu memberikan semangat, doa serta dukungan pada Cabor Wushu di DIY.

“Target berikutnya ada beberapa kegiatan kejuaraan yang dapat menjadi ajang belajar dan pembuktian atlet DIY, antara lain Indonesia Wushu League di bulan Agustus 2025 ini, PORDA, POPNAS, PON Beladiri, dan POMNAS yang semuanya dilaksanakan tahun ini,” terang Subekti.

“Tidak lupa dari berbagai aspek, kami juga akan introspeksi dan mempelajari bagaimana atlet wushu daerah tertentu dapat berkembang lebih pesat daripada yang lain. Harapan kami, agar tetap dapat menjaga semangat untuk berlatih dan berjuang untuk mendapat pencapaian yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*/ ted)