bernasnews – Piala AFF U-23 2025 akan berlangsung di Indonesia dari 15 hingga 31 Juli 2025. Timnas Indonesia U-23 berada di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Ajang ini menjadi langkah awal menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Indonesia kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar sepak bola Asia Tenggara kategori usia muda, yaitu Piala AFF U-23 2025.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga 31 Juli 2025, dan menjadi ajang krusial bagi Garuda Muda dalam mempersiapkan diri menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Sebagai tuan rumah, Tim Nasional Indonesia U-23 tergabung dalam Grup A bersama tiga tim lainnya yaitu Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Grup ini menjadi satu-satunya yang diisi oleh empat tim, yang otomatis membuat persaingan di fase awal menjadi lebih ketat dibanding dua grup lainnya.
Venue dan Jadwal Turnamen
Dua stadion besar telah ditetapkan sebagai lokasi pertandingan utama, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi.
Selain itu, Stadion Gelora Delta Sidoarjo juga sempat dipertimbangkan sebagai venue cadangan setelah menjalani proses renovasi.
Berikut jadwal pertandingan Timnas Indonesia U-23 di fase grup:
- 15 Juli 2025: Indonesia vs Brunei Darussalam (20.00 WIB, SUGBK)
- 18 Juli 2025: Filipina vs Indonesia (20.00 WIB, SUGBK)
- 21 Juli 2025: Indonesia vs Malaysia (20.00 WIB, SUGBK)
Dalam format kompetisi ini, hanya juara grup serta satu runner-up terbaik dari seluruh grup yang berhak melaju ke semifinal.
Komposisi Grup dan Peserta
Total sepuluh negara ambil bagian dalam Piala AFF U-23 2025 yang terbagi dalam tiga grup:
- Grup A: Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina
- Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos
- Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste
Timnas Singapura U-23 dipastikan tidak berpartisipasi dalam edisi kali ini karena masih dalam tahap evaluasi pasca-kegagalan di SEA Games 2023 lalu.
Target dan Harapan dari PSSI
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, secara terbuka menyatakan harapannya agar Indonesia bisa merebut kembali gelar juara. Sebagai catatan, Indonesia pernah menjuarai turnamen ini pada tahun 2019 dan berhasil menjadi finalis di edisi 2023.
“Dengan bermain di kandang sendiri dan dukungan penuh suporter, kita harus menargetkan juara. Ini bukan hanya ajang bergengsi, tapi juga bagian dari strategi jangka panjang menyongsong Kualifikasi Piala Asia U-23,” kata Erick Thohir.
Skuad dan Strategi Latihan
Pelatih kepala Timnas U-23, Gerald Vanenburg, telah memanggil 30 pemain terbaik untuk mengikuti pemusatan latihan nasional yang digelar di Jakarta. Sesi training camp ini menjadi bagian penting dari dua agenda besar: Piala AFF U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 pada September 2025.
Vanenburg mengungkapkan optimisme terhadap mentalitas dan kemampuan bertanding anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa kemenangan di tiap laga akan menjadi batu loncatan penting untuk membangun kepercayaan diri tim.
Peluang Menuju Final
Menurut pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, peluang Indonesia untuk melaju hingga ke final bahkan keluar sebagai juara sangat terbuka lebar. Ia menilai bahwa dari tiga lawan yang dihadapi di fase grup, Malaysia menjadi satu-satunya ancaman nyata.
Namun, dengan kombinasi pemain berbakat seperti Jens Raven dan skuad yang solid, Kesit meyakini Indonesia mampu menyapu bersih laga grup dan lolos ke fase gugur dengan hasil optimal.
Dengan persiapan matang, skuad kompetitif, dan dukungan publik yang kuat, Timnas Indonesia U-23 memiliki segala peluang untuk mengulang kejayaan di Piala AFF U-23 2025.
Ajang ini bukan hanya tentang trofi, melainkan panggung pembuktian bahwa generasi muda sepak bola Indonesia mampu bersaing di tingkat regional bahkan melangkah lebih jauh ke level selanjutnya.
***












