bernasnews – Buku kumpulan puisi berjudul “4 Elemen Alam dan Manusia” karya Sonia Prabowo akan diluncurkan Sastra Bulan Purnama (SBP) di Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto No 2, Kotabaru, Yogyakarta, Sabtu (14/6/2025) pukul 15.00.
Peluncuran buku puisi ini merupakan rangkaian pameran fotografi karya empat orang fotografer yakni Sonia Prabowo, Arif Sukardono, Aji Wartono dan Layung Buworo, yang mengambil tema “Ruang/Waktu”. Tajuk SBP kali ini, “‘Purnama di antara Api, Tanah, Air dan Angin’.
Selain dikenal sebagai seorang fotografer, Sonia Prabowo telah menulis beberapa karya sastra, baik buku puisi, kumpulan cerpen dan novel. Dia terlihat menikmati dengan kreativitasnya di bidang fotografi dan penulisan. Dari keduanya dia menggabungkan dalam satu buku. Rupanya, dia melihat antara puisi dan fotografi ada nuansa puitiknya, sehingga keduanya perlu disatukan.
Sonia Prabowo mengemukakan, buku puisi ini diterbitkan bersama dengan pameran fotografi dengan tema yang sama. Dengan mengadaptasi falsafah adiluhung Jawa Sedulur 4, 5 Pancer, penulis mencoba untuk memutakhirkan dengan teori yang lebih umum, yaitu 4 Elemen Alam dan Manusia.
“Konsep adiluhung mengenai Sedulur 4 merupakan bagian dari dalam (internal) diri yang membentuk karakter/kepribadian. Sedulur 4 senantiasa diselaraskan/dikendalikan oleh Pancer untuk membantu meningkatkan kesadaran dan membuat manusia eling terhadap jati dirinya,” kata dia.
Selain dibacakan oleh penulisnya sendiri, para pembaca lain akan ikut tampil membacakan puisi karya Sonia Prabowo. Mereka adalah: Savitri Damayanti, Ana Ratri, Nunung Rieta, Ninuk Retno Raras, Yuliani Kumudaswari, Menik Sithik, Ni Made Purnama Sari, Transplosa ‘Cuk’ Riomandha, Novi Indrastuti, Yaksa Agus, Himawan, Budi Asmarawati. Sedangkan Yupi, akan melagukan puisi Sonia Prabowo.
Koordinator SBP Ons Untoro kepada bernasnews menyampaikan, fotografi dan puisi bertemu dalam satu ruang dan waktu, sehingga kita dapat menikmati dua visual, ialah gambar dan kata. Semuanya disatukan dalam satu tema “Purnama di antara Api, Tanah, Air dan Angin”.
“Apalagi, salah satu fotografernya, Arif Sukardono, rajin mengabadikan peristiwa Sastra Bulan Purnama melalui lensa kamera, sehingga sastra dan fotografi selalu melakukan kolaborasi, dan kali ini Sonia menegaskan pola kolaborasi itu,” kata Ons.
Dalam buku puisinya, Sonia Prabowo membagi empat elemen alam, ialah, Api, Air, Tanah dan Angin. Pada masing-masing elemen, Sonia menulis sedikitnya tujuh puisi, yang semuanya menafsirkan tema setiap elemen.
“Pengembangan dari empat elemen alam tersebut kemudian diterjemahkan menjadi karakter-karakter manusia. Maka diperlukan karakter-karakter untuk menjadi manusia yang lebih baik,” ujarnya.
Sonia Prabowo menjelaskan, Air (selalu bergerak ke bawah) – Rendah Hati; Tanah (grounding) – Sabar; Api (berkobar) – Semangat; Angin (membawa aroma ke mana-mana) – Jujur. Tuhan menciptakan karakter manusia sama persis dengan karakter alam dalam empat elemennya. Menangkap energi alam melalui perilaku ke empat elemen, yakni air, tanah, api dan angin.
“Tanpa adanya dari keempat unsur tersebut, dunia akan dipenuhi kekacauan. Seimbangkanlah keempat elemen ini, niscaya kehidupan akan menjadi jejeg,” kata dia. (*/mar)












