bernasnews – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Tahun 2025 resmi ditutup pada Rabu, (4/6) di Lapangan Pondokrejo Tempel. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo yang sekaligus menutup TMMD Reguler ke 124 dengan memukul gong.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya turut hadir sekaligus melakukan peresmian pembangunan RTLH dan talud jalan hasil TMMD Reguler ke 124 dengan menandatangani prasasti dan memotong pita secara simbolis bersama Danrem 072/Pamungkas dan Dandim 0732/Sleman.
Harda mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Pondokrejo ini. Melalui pembangunan yang dilakukan pada TMMD menurutnya dapat mempercepat pembangunan infrastruktur desa.
“Kami berterimakasih atas bantuan dan kolaborasi TNI bersama masyarakat untuk mewujudkan progran TMMD ini. Semoga kedepan kerjasama kolaborasi ini dapat berkelanjutan dan ditingkatkan lagi,” ujar Harda
Lebih lanjut, Harda mengatakan dengan infrastruktur yang baik tentu konektivitas antar wilayah menjadi lancar dan bermuara pada peningkatakan perekonomian masyarakat.
“Bisa kita lihat hasil dari TMMD ini sangat memudahkan masyarakat untuk mengakses wilayah-wilayah dan konektivitas nya berjalan baik. Sehingga perekonomian masyarakat akan meningkat,” pungkas Harda
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achirrudin Darojat yang amanatnya dibacakan Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyampaikan tema yang diusung dalam program TMMD kali ini adalah “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” mencerminkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah serta meningkatkan ketahanan nasional.
Panglima Kodam IV/Diponegoro juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat yang bersama-sama menyelesaikan sasaran fisik dan non-fisik selama satu bulan pelaksanaan. Berbagai kegiatan fisik, seperti pembangunan cor blok, talud jalan, saluran air, hingga pembangunan fasilitas MCK, telah dilaksanakan dengan baik. Selain itu, program unggulan seperti pengelolaan lahan produktif, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan penguatan ketahanan pangan juga turut digelar.
Dalam aspek non-fisik, kegiatan penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, kesadaran Bela Negara, serta pemberdayaan masyarakat melalui program kesehatan, termasuk pencegahan stunting, bahaya narkoba, dan pengobatan gratis, juga berjalan dengan lancar.











