bernasnews – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan,dan Dinas PU Kabupaten Sleman sedang berupaya untuk segera merenovasi Ruang kelas VI SD negeri Kledokan yang Roboh beberapa minggu lalu. Hal ini disampaikan plt. kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dalam keterangannya kepada media di Ruang rapat Dinas Pendidikan Sleman Jumat(16/5/2025).
Plt Dinas Pendidikan Sleman Mustadi Menjelaskan bahwa, Bupati Sleman melalui OPD terkait memberi perhatian serius terhadap Proses belajar mengajar siswa-siswi SD negeri Kledokan kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok Sleman, sedang dalam upaya melakukan Renovasi ruang kelas VI SD negeri Kledokan yang roboh minggu lalu (8/5/25) diakibatkan pelapukan pada konstruksi atapnya.
Dan direncanakan tanggal 28 mei 2025 akan mulai pengerjaan konstruksi , sehingga peserta didik dapat segera melaksanakan proses belajarnya dengan aman dan baik.
Sementata itu, sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sri Adi Marsanto pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Dinas pendidikan sleman telah mengirimkan Surat Edaran kepada semua satuan pendidikan di wilayah kabupaten Sleman untuk melakukan monitoring kondisi sarana dan prasarana disemua Sekolah SD-SMP sehingga dapat terpantau kondisi bangunan, sarana dan prasarana yang ada.
“Bangunan Sekolah SD-SMP di Kabupaten Sleman dibangun dengan program Inpres beberapa puluh tahun lalu, sehingga dengan adanya monitoring terpadu kita dapat mengantisipasi kemungkinan-atau bahaya sedini mungkin yang timbul akibat Konstruksi yang sudah dimakan usia. Dan untuk pekerjaan renovasi sarana dan prasarana sekolah yang kondisinya sudah tidak layak kita lakukan perbaikan dengan skala prioritas, terutama perbaikan pada konstruksi atap dan plafon bangunan, sementara untuk konstruksi tembok atau lantai akan dilakukan inventarisasi , mengingat keterbatasan anggaran pemerintah,” ujar Sri Adi.
Dari perwakilan Dinas PU Kabupaten Sleman mengatakan, TImnya sedang mempersiapkan rencana pekerjaan konstruksi Sekolah SD negeri Kledokan yang segera dikerjakan, dan sesuai instruksi Bupati Sleman agar hal ini menjadi program prioritas untuk dikerjakan, maka pihaknya (Dinas PU ) Sleman sudah mengagendakan pekerjaan konstruksi dimulai tanggal 28 mei sd 28 agustus 2025 atau 90 hari kerja.Dengan alokasi anggaran Rp 300 juta.
Pekerjaan ini meliputi renovasi konstruksi atap yang akan menggunakan rangka baja menganti konstruksi kayu yang mudah dimakan rayap ,hal ini lebih aman , kuat dan tahan lama karena wilayah Depok dan berbah disinyalir banyak terjadi pelapukan kayu akibat dimakan Rayap, sedangkan untuk wilayah Pakem, Turi dan Cangkringan banyak bangunan rusak karena kelembabannya.
“Untuk mengantisipasi proses belajar mengajar karena beberapa ruangan yang direnovasi maka siswa-siswi tetap mengikuti pelajaran melalui daring atau pendidikan by online, sehingga para murid tetap mendapatkan pelayanan dalam proses belajar mengajarnya tidak terganggu. Sedangkan Ruangan yang akan direnovasi adalah Ruang kelas VI, ruang Guru, dan ruang Kepala Sekolah,” Pungkas Sri Adi Marsanto. (nun)











